Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, meresmikan enam fasilitas kesehatan baru di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (18/2/2026). Peresmian yang dipusatkan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Kalasuat ini menandai komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Fasilitas yang diresmikan meliputi Pustu Kalasuat, Pustu Klasaman I, Pustu Klaligi, Pustu Saoka, Rumah Dinas Pustu Saoka, serta Gedung Ruang Bersalin Puskesmas Sorong Timur. Pembangunan ini diharapkan dapat mendekatkan layanan esensial, terutama bagi warga di wilayah yang jauh dari pusat kota.

Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Dalam sambutannya, Septinus Lobat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan Pustu merupakan bagian integral dari upaya pemerintah daerah untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

“Kehadiran Pustu ini adalah wujud komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dan mewujudkan masyarakat yang sehat serta sejahtera,” ujar Septinus Lobat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, menjelaskan bahwa tujuan utama pembangunan fasilitas ini adalah untuk mendekatkan akses layanan kepada masyarakat. Selain itu, langkah ini juga bertujuan melengkapi sarana dan prasarana kesehatan.

“Pembangunan ini untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan, melengkapi sarana dan prasarana, serta menempatkan tenaga kesehatan seperti bidan, perawat, dan dokter agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal,” kata Jemima.

Fokus pada Kesehatan Ibu dan Anak

Keberadaan gedung ruang bersalin di Puskesmas Sorong Timur secara khusus diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di Kota Sorong. Ini menjadi prioritas mengingat pentingnya kesehatan reproduksi dan tumbuh kembang anak.

Pemerintah Kota Sorong juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjaga dan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah dibangun secara maksimal. Wali Kota Septinus Lobat menekankan pentingnya peran bersama dalam merawat sarana tersebut agar dapat berfungsi secara berkelanjutan.

“Fasilitas ini harus kita jaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkas Septinus Lobat.