Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan menunaikan ibadah haji untuk menjadi teladan bagi jemaah lainnya selama berada di Tanah Suci. Pesan ini disampaikan dalam acara pelepasan 49 calon haji ASN Pemerintah Kota Mataram di Aula Lantai III Kantor Wali Kota Mataram, Jumat.

H Mohan Roliskana menekankan bahwa latar belakang sebagai aparatur yang terdidik dan terbiasa melayani harus menjadi modal utama. “Dengan latar belakang sebagai aparatur yang terdidik dan terbiasa melayani, ASN kami harapkan mampu menjadi contoh dalam bersikap, berperilaku, serta menjaga etika di tengah jutaan jemaah dari berbagai negara,” ujar Wali Kota di Mataram.

Ia secara khusus meminta calon haji dari kalangan ASN untuk menunjukkan pribadi yang terdidik dan mampu memberikan teladan. “Jamaah ASN memiliki bekal pendidikan, sehingga harus mampu menunjukkan sikap yang baik selama di Tanah Suci,” tambahnya.

Peran tersebut dinilai krusial, terutama dalam menjaga suasana kebersamaan dan semangat saling membantu di tengah keragaman budaya serta kebiasaan jemaah dari seluruh dunia. ASN diharapkan dapat hadir sebagai penyejuk sekaligus penguat solidaritas.

Mengingat ibadah haji merupakan rangkaian kegiatan yang sangat kompleks, potensi tantangan teknis tidak dapat dihindari. Berbagai hal seperti keterlambatan layanan konsumsi, transportasi, hingga dinamika di lapangan dapat mempengaruhi kondisi fisik maupun mental jemaah. “Kemampuan mengelola emosi dan menjaga ketenangan menjadi kunci agar ibadah tetap berjalan dengan khusyuk,” kata H Mohan Roliskana.

Ia juga mengingatkan bahwa situasi tersebut merupakan bagian dari ujian dalam berhaji yang harus dihadapi dengan sikap sabar dan lapang dada. Selain itu, kesehatan menjadi modal utama. “Selain itu, jamaah harus jaga kesehatan karena kesehatan menjadi modal utama untuk melaksanakan berbagai rukun wajib dan sunah haji,” pesannya.

Pelepasan jemaah calon haji dari kalangan ASN Pemerintah Kota Mataram merupakan tradisi yang terus dijaga sebagai wujud penghormatan bagi para abdi negara yang mendapat kesempatan menjadi tamu Allah SWT. Para calon haji dilepas dengan doa dan harapan tulus, mengingat perjalanan ibadah haji bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan ibadah besar yang sarat ujian dan pembelajaran.