Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, memperkuat peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna meningkatkan asupan nutrisi bagi anak-anak sekolah serta kelompok B3, yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah tersebut.

Peran Krusial SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, menekankan pentingnya setiap SPPG memahami tata kelola administrasi yang baik agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sigi dapat berjalan optimal. “Tentunya program MBG ini tidak hanya terkait pemenuhan gizi anak-anak tetapi juga tentang bagaimana kita memberdayakan ekonomi lokal,” ujar Samuel saat ditemui awak media di Sigi, Rabu, 18 Februari 2026.

Samuel juga mengimbau seluruh SPPG di Kabupaten Sigi untuk senantiasa menjaga kualitas menu seimbang yang disajikan kepada anak-anak sekolah dan penerima manfaat lainnya. Ia mencontohkan kasus keracunan di Kecamatan Marawola yang pelaksananya bukan SPPG Sigi, melainkan dari Kota Palu. “Harapannya ke depan pelaksanaan MBG harus memperhatikan batas administrasi pemerintahan sehingga tanggung jawab menjadi jelas,” tegasnya.

Ke depan, Samuel menuturkan perlunya evaluasi dan penataan kinerja SPPG, khususnya di Kabupaten Sigi, agar implementasi di lapangan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Ia menyarankan agar SPPG di Sigi dapat menggandeng Koperasi Desa Merah Putih dan kelompok tani lokal dalam penyediaan bahan baku pangan seperti sayuran, cabai merah, tomat, dan kebutuhan lainnya.

Pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung pemenuhan gizi masyarakat sebagai upaya mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas, menuju generasi emas di masa mendatang. Berdasarkan data Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Palu, saat ini terdapat 16 unit SPPG yang tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Sigi, meliputi Sigi Biromaru, Nokilalaki, Kulawi, Gumbasa, Dolo Barat, Dolo, Kinovaro, dan Marawola.