Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah meninjau langsung Posko Mudik BPJS Kesehatan di Sosoro Mall, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, pada Jumat (13/3/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan kesehatan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus mudik maupun arus balik Lebaran.

Keberadaan posko ini diharapkan dapat memberikan bantuan optimal bagi pemudik yang melintasi jalur Jawa-Sumatera atau sebaliknya. Fasilitas yang disediakan meliputi tempat istirahat, relaksasi, hingga pemeriksaan kesehatan sederhana selama perjalanan.

Wagub Dimyati Apresiasi Kesiapan Posko BPJS Kesehatan

Dalam kesempatan tersebut, Dimyati menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif BPJS Kesehatan. “Posko BPJS Kesehatan yang dilaksanakan oleh BPJS ini tujuannya adalah untuk membantu masyarakat yang mudik maupun yang akan melakukan arus balik. Ke depan kita berharap bantuan BPJS ini bisa berguna dan bermanfaat, terutama bagi masyarakat yang ingin beristirahat, relaksasi, juga cek kesehatan,” ungkap Dimyati.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyambut baik kehadiran posko ini, terutama mengingat Pelabuhan Merak merupakan titik perlintasan utama yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera.

Dimyati menambahkan, pelaksanaan pelayanan kepada pemudik melibatkan koordinasi lintas instansi. BPJS Kesehatan akan bekerja sama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta didukung oleh unsur keamanan dan tim pengendali arus mudik.

Selain itu, Pemprov Banten juga terus memantau berbagai potensi kendala selama periode mudik, termasuk kemungkinan kemacetan dan pengaturan arus kendaraan di kawasan pelabuhan. “Kami juga melihat dan memantau kemungkinan yang terjadi seperti potensi kemacetan atau traffic jam, serta bagaimana pengaturan terkait dengan feri atau dermaga yang digunakan untuk penyeberangan,” jelasnya.

BPJS Kesehatan Komitmen Beri Perlindungan Kesehatan Pemudik

Sementara itu, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba, menegaskan bahwa Posko Mudik BPJS Kesehatan adalah wujud komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik menjelang Idulfitri. “Semangat inilah yang mendasari penyelenggaraan Posko Mudik BPJS Kesehatan tahun 2026 sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat,” kata Abdi.

Posko Mudik BPJS Kesehatan tahun ini diselenggarakan selama enam hari, mulai 13 hingga 18 Maret 2026, di sejumlah titik strategis jalur mudik nasional. Selain di Pelabuhan Merak, posko serupa juga hadir di Terminal Pulogebang, rest area Tol Cipularang KM 88A (Purwakarta), rest area Tol Cipali KM 166A (Majalengka), rest area Tol Ungaran KM 429A, rest area Tol Masaran KM 519A (Sragen), Terminal Purabaya, serta Pelabuhan Soekarno-Hatta.

Posko-posko ini beroperasi 24 jam penuh dengan dukungan tenaga medis profesional yang terdiri dari dokter, perawat, serta petugas BPJS Kesehatan. Ambulans juga disiagakan untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi para pemudik.

“Layanan yang tersedia mulai dari konsultasi, pemeriksaan kesehatan sederhana, pemberian obat-obatan, serta tindakan medis sederhana yang bersifat gawat darurat hingga merujuk ke fasilitas kesehatan apabila diperlukan,” jelas Abdi.

Untuk mengantisipasi kondisi darurat, BPJS Kesehatan telah berkoordinasi dengan rumah sakit terdekat dan menyiapkan ambulans. “Pemudik tidak perlu khawatir apabila terjadi kondisi darurat. Kami sudah berkoordinasi dengan rumah sakit sekitar dan menyiapkan ambulans yang siap membawa pasien ke fasilitas kesehatan terdekat jika diperlukan,” pungkasnya.