Wakil Bupati Donggala, Taufik M Burhan, mendorong seluruh jamaah calon haji (JCH) dari daerahnya untuk mematangkan persiapan mental dan spiritual menjelang keberangkatan ibadah haji tahun 2026. Penekanan ini disampaikan saat pelepasan JCH menuju asrama haji transit Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa, 12 Mei 2026.
Pentingnya Kesehatan dan Kebugaran Fisik
Dalam sambutannya, Taufik secara khusus mengingatkan para calon jemaah untuk menjaga kondisi fisik mereka. “Kepada para jamaah calon haji untuk selalu menjaga kesehatan dan kebugaran fisik selama berada di tanah suci,” kata Taufik M Burhan saat ditemui awak media di Palu.
Ia menjelaskan, total 105 JCH asal Kabupaten Donggala akan berangkat tahun ini. Mayoritas jemaah adalah perempuan, dengan rincian 74 orang perempuan dan 31 orang laki-laki. Mereka tergabung dalam kloter 12 dari total kuota haji Sulawesi Tengah yang mencapai 1.751 orang pada tahun 2026.
Kepatuhan Aturan dan Penurunan Jumlah Jemaah
Taufik juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi setempat. “Pesan saya untuk tetap mematuhi seluruh peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di Arab Saudi termasuk menghormati adat istiadat, budaya, serta menjaga nama baik daerah maupun negara,” ujarnya.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada musim haji 2026 ini tidak ada petugas haji maupun petugas haji daerah (PHD) yang berasal dari Kabupaten Donggala.
Jumlah JCH dari Kabupaten Donggala tahun ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 159 orang. Bahkan, dua kecamatan di Donggala, yakni Pinembani dan Sindue Tobata, tidak memiliki satu pun jamaah calon haji yang berangkat ke Tanah Suci pada tahun ini.
Jadwal Keberangkatan
Para jamaah calon haji dari Kabupaten Donggala dijadwalkan menuju asrama haji transit Palu pada 12 Mei 2026. Selanjutnya, mereka akan bertolak menuju King Abdul Azis pada 13 Mei mendatang untuk memulai rangkaian ibadah haji.
