Visinema Studios kembali menghadirkan tontonan spesial untuk momen Lebaran tahun ini melalui film terbarunya, Na Willa. Film yang ditulis dan disutradarai oleh Ryan Adriandhy ini siap mengajak penonton bernostalgia ke masa kanak-kanak yang penuh kebebasan dan kebahagiaan.

Na Willa merupakan karya terbaru dari trio sineas sukses yang sebelumnya menggarap film animasi populer Jumbo, yakni Ryan Adriandhy bersama produser Anggia Kharisma dan Novia Puspa Sari. Kehadiran film ini menandai debut Ryan Adriandhy dalam menyutradarai film live action, setelah sebelumnya dikenal lewat karya animasinya.

Menghidupkan Kembali Imajinasi di Era 1960-an

Film Na Willa berlatar Indonesia era 1960-an, membawa penonton menyusuri gang-gang sempit, hiruk pikuk pasar, hingga lapangan luas tempat Geng Krembangan bermain layangan dan kelereng. Latar belakang ini dirancang untuk menghidupkan kembali imajinasi dan merayakan kegembiraan sederhana yang sering terlupakan oleh orang dewasa.

Melalui kisah yang hangat dan emosional, Na Willa mengajak para orang dewasa untuk kembali melihat dunia dari sudut pandang anak-anak, penuh rasa ingin tahu dan imajinasi tanpa batas. Film ini diharapkan dapat menjadi tontonan keluarga yang membawa suasana ceria dan penuh makna di tengah kehangatan Lebaran.

Dengan alur cerita yang mendalam, Na Willa tidak hanya menghibur, tetapi juga menyimpan pesan penting tentang nilai-nilai kebahagiaan sederhana dan pentingnya merayakan setiap momen. Visinema Studios berharap film ini dapat menjadi pilihan utama keluarga Indonesia untuk merayakan Lebaran dengan penuh kegembiraan.