Seorang pemuda berusia 18 tahun, Muslim, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di kamarnya di Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, pada Senin (2/2). Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya sendiri.
Menurut keterangan, sang istri awalnya hendak masuk ke kamar korban. Ia menaiki kulkas untuk melompat ke dalam kamar karena pintu terkunci. Namun, saat dipanggil, korban tidak memberikan respons.
Sebelum kejadian tragis tersebut, korban sempat mengambil telepon genggam yang diserahkan istrinya. Setelah itu, korban mengunci kamar dan pergi menghadiri sebuah hiburan di hajatan. Setibanya kembali, sang istri terkejut menemukan suaminya telah meninggal dunia dengan cara gantung diri menggunakan tali nilon.
Hingga saat ini, pihak keluarga menyatakan belum mengetahui secara pasti penyebab di balik tindakan bunuh diri yang dilakukan Muslim. Keluarga juga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban dan menerima kematian tersebut sebagai takdir.
Kapolsek Jerowaru, Iptu Abdul Hadi, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai kasus kematian warga dengan cara gantung diri di Desa Pemongkong. Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif di balik peristiwa tragis ini.
