Komandan Skadron 12 Letkol Pnb Binggi “Rayden” Nobel memastikan bahwa pembangunan fasilitas pendukung untuk operasional pesawat tempur Rafale di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, terus berjalan. Infrastruktur ini disiapkan untuk mendukung kedatangan total 42 unit pesawat tempur Rafale yang akan memperkuat pertahanan udara Indonesia.

Fasilitas yang tengah dibangun mencakup hanggar, area perawatan mesin, serta berbagai peralatan teknis krusial yang dibutuhkan untuk operasional dan pemeliharaan pesawat tempur canggih tersebut. Proses pembangunan ini berlangsung secara paralel dengan beroperasinya beberapa fasilitas pendukung Rafale yang telah tersedia di Riau.

Menurut Binggi, infrastruktur yang sudah ada saat ini telah digunakan untuk mendukung operasional sejumlah pesawat tempur Rafale yang telah tiba di Indonesia. “Sambil berjalan tentunya bangfas(bangunan dan fasilitas) yang ada sesuai dengan kalender pembangunan yang ada,tetap masih berjalan sesuai dengan jadwal,” ujar Binggi pada Senin (18/5/2026).

Meskipun belum dapat memastikan kapan seluruh pembangunan fasilitas ini akan rampung, Binggi menyatakan keyakinannya bahwa fasilitas pendukung yang dibangun oleh TNI AU telah memenuhi standar kualitas tinggi demi menunjang operasional pesawat tempur secara optimal.

TNI AU diketahui memiliki tiga skadron khusus yang didedikasikan untuk pesawat tempur Rafale. Salah satu skadron tersebut adalah Skadron 12 yang berlokasi di Lanud Roesmin Nurjadin. Hingga saat ini, Skadron 12 telah menampung enam unit pesawat tempur Rafale dan delapan pilot. Jumlah ini direncanakan akan terus bertambah seiring dengan kedatangan unit pesawat dan pilot baru di masa mendatang.