PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar kuliah umum literasi keuangan di Jember, Jawa Timur. Acara ini diikuti lebih dari 300 mahasiswa Universitas Jember, bertujuan memperkuat pemahaman mereka dalam pengelolaan finansial.

Dialog literasi tersebut menghadirkan Presiden Direktur AXA Mandiri, Handojo G. Kusuma, dan Direktur Kepatuhan, Rudy Kamdani. Keduanya berdampingan dengan jajaran pengawas perasuransian OJK, membahas urgensi kesiapan finansial generasi muda menghadapi dinamika ekonomi.

Pembahasan juga menyoroti peran krusial proteksi asuransi dalam menjaga ketahanan keuangan pribadi, sebuah aspek penting yang sering terabaikan.

Handojo G. Kusuma menekankan pentingnya edukasi finansial sejak dini. Ia menyatakan, “Pemahaman keuangan yang dibangun sejak mahasiswa akan membentuk kebiasaan mengelola risiko secara lebih terukur ketika memasuki dunia kerja.”

Menurutnya, kampus merupakan ruang strategis untuk mempertemukan konsep finansial dengan realitas kehidupan sehari-hari.

Selain sesi diskusi, AXA Mandiri juga membuka booth literasi yang menawarkan berbagai aktivitas edukatif dan interaktif. Mahasiswa berkesempatan mempelajari manajemen risiko dan manfaat perlindungan asuransi melalui simulasi sederhana, memastikan materi tidak hanya berhenti pada teori.

Kegiatan di Jember ini merupakan bagian dari rangkaian program literasi keuangan AXA Mandiri yang konsisten. Sepanjang tahun 2025, perusahaan telah sukses menggelar 14 program serupa, menjangkau sekitar 2.400 penerima manfaat.

Sasaran program meliputi beragam kelompok, mulai dari ibu rumah tangga, pelaku usaha mikro, mahasiswa, hingga karyawan.

Setiap program dirancang untuk memperkuat ketahanan finansial keluarga dan usaha melalui pemahaman risiko yang lebih baik. AXA Mandiri memandang kolaborasi antara regulator, industri, dan institusi pendidikan sebagai kunci utama pemerataan literasi keuangan di Indonesia.

Dukungan terhadap program nasional akan terus diperluas agar masyarakat dapat melangkah lebih aman, lebih siap menghadapi risiko, dan mampu mengambil keputusan finansial yang lebih cerdas.