Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI menganugerahkan penghargaan kepada sejumlah pemerintah daerah (pemda) berprestasi dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi Regional Sulawesi Tahun 2026. Acara bergengsi ini diselenggarakan di Hotel Claro Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Jumat malam, 29 Mei 2026, sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dan program pembangunan yang berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penghargaan dibagi dalam empat kategori utama, yaitu Penurunan Tingkat Pengangguran, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Sulawesi Tenggara menjadi tuan rumah kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan kepala daerah se-Sulawesi.
Daftar Penerima Penghargaan
Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran
Pada kategori ini, Kabupaten Kolaka meraih Terbaik I, disusul Kabupaten Konawe Kepulauan sebagai Terbaik II, dan Kabupaten Kolaka Utara Terbaik III. Untuk tingkat kota, Kota Baubau menduduki posisi Terbaik I, Kota Kendari Terbaik II, dan Kota Parepare Terbaik III. Sementara itu, Provinsi Sulawesi Barat berhasil menjadi Terbaik I di tingkat provinsi.
Kategori Creative Financing
Di kategori Creative Financing, Kabupaten Wajo menempati Terbaik I, Kabupaten Kolaka Terbaik II, dan Kabupaten Mamasa Terbaik III. Untuk tingkat kota, Kota Makassar meraih Terbaik I, Kota Palu Terbaik II, dan Kota Manado Terbaik III. Provinsi Sulawesi Selatan dinobatkan sebagai Terbaik I di tingkat provinsi, diikuti Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai Terbaik II.
Kategori Pengendalian Inflasi
Kabupaten Sigi menjadi Terbaik I dalam Pengendalian Inflasi, dengan Kabupaten Polewali Mandar sebagai Terbaik II, dan Kabupaten Takalar Terbaik III. Di tingkat kota, Kota Bitung meraih Terbaik I, Kota Palopo Terbaik II, dan Kota Palu Terbaik III. Provinsi Gorontalo menjadi Terbaik I di tingkat provinsi, dan Provinsi Sulawesi Tengah Terbaik II.
Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Untuk kategori ini, Kabupaten Sidenreng Rappang berhasil meraih Terbaik I, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Terbaik II, dan Kabupaten Gowa Terbaik III. Di tingkat kota, Kota Tomohon menjadi Terbaik I, Kota Manado Terbaik II, dan Kota Makassar Terbaik III. Provinsi Sulawesi Utara mendapatkan penghargaan Terbaik I di tingkat provinsi.
Mendagri Tito Karnavian Soroti Kinerja Kepala Daerah
Malam penganugerahan tersebut turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, serta para gubernur, bupati, wali kota, dan unsur Forkopimda se-Sulawesi.
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada provinsinya sebagai tuan rumah. “Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sulawesi Tenggara, kami menyampaikan selamat datang di Bumi Anoa kepada seluruh tamu dan peserta kegiatan,” ujarnya. Ia juga menambahkan, “Kami menyampaikan selamat kepada seluruh pemerintah daerah yang memperoleh penghargaan malam ini. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan daerah.”
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa Apresiasi Pemda Berprestasi ini merupakan bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi kepala daerah. “Acara ini menunjukkan bahwa banyak kepala daerah yang baik dan berprestasi,” tegas Tito. Ia menjelaskan, sistem penilaian dilakukan berbasis regional dengan indikator kuantitatif yang terukur dan berbasis data resmi dari BPS serta Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
“Yang dipertandingkan dapat dihitung secara kuantitatif, seperti pengangguran, kemiskinan, dan inflasi. Datanya berasal dari BPS dan SIPD sehingga hasilnya objektif dan transparan,” jelas Tito, menekankan objektivitas dan transparansi proses penilaian.
Senada, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menambahkan bahwa persaingan antar daerah pada ajang tahun ini berlangsung sangat ketat. “Yang belum mendapatkan penghargaan jangan terlalu kecewa, karena selisih nilainya sangat tipis. Ini menunjukkan rata-rata daerah kita berada pada posisi yang baik,” katanya.
Djamari juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh unsur Forkopimda. “Tidak ada pekerjaan yang bisa diselesaikan sendiri. Semua unsur di daerah harus bekerja bersama-sama dengan tujuan utama menyejahterakan masyarakat,” tegasnya, menggarisbawahi kolaborasi sebagai kunci pembangunan.
