Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun yang dilaporkan tenggelam di Kanal Nuri, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (14/2/2026).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, Fadli Tahar, mengonfirmasi penemuan tersebut. “Korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dievakuasi dan sudah dibawa ke rumah duka,” ujar Fadli Tahar, Sabtu.

Korban diketahui bernama Rafatar, seorang pelajar yang berdomisili di Jalan Bepa Sawi Luar RT/RW 002/005, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Makassar.

Berdasarkan keterangan saksi, Rafatar awalnya mandi dan berenang bersama tujuh rekannya di kanal tersebut. Tak berselang lama, salah satu rekannya, Rezki, melihat korban tiba-tiba terseret arus menuju bagian tengah kanal.

Rezki sempat berupaya menolong Rafatar dengan menarik tangannya. Namun, nahas, korban diduga kehabisan napas hingga pegangan tangannya terlepas dari Rezki, lalu tenggelam.

Informasi mengenai kejadian ini segera diterima oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Polri, Basarnas, Damkar, serta relawan dan potensi SAR. Mereka segera menuju lokasi untuk melakukan pencarian, penyisiran, dan penyelaman di sekitar titik terakhir korban terlihat.

Proses pencarian berlangsung lancar didukung cuaca cerah dan arus kanal yang tergolong sedang. Akses menuju lokasi juga tidak menemui hambatan, hingga akhirnya jenazah korban ditemukan oleh tim penyelam di dasar kanal.

Menyikapi insiden tragis ini, pihak BPBD Makassar mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar area perairan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.