Penyelidikan kasus pembacokan mahasiswi UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Farradila Ayu Pramesti (23), oleh rekannya Reyhan Mufazar (22) terus bergulir. Isu baru terkait motif pelaku kini mencuat, mengindikasikan adanya perasaan dimanfaatkan yang melatarbelakangi aksi brutal tersebut.

Sebelumnya, kabar yang beredar menyebut Reyhan adalah selingkuhan Fara di belakang pacarnya. Kini, sebuah akun media sosial @sekarrossayu mengungkapkan detail yang lebih rumit, yang kemudian viral dan di-repost sejumlah akun gosip Instagram.

Dari cuitan tersebut, terungkap dugaan bahwa Reyhan merasa dimanfaatkan oleh Fara setelah sekian lama menjalin hubungan khusus yang sangat intens. Akun @sekarrossayu membalas akun @Blackpearlluvv dengan mengungkap detail mengejutkan tentang hubungan keduanya.

Dalam cuitan itu, dijelaskan bahwa Reyhan dan Fara sebenarnya telah menjalani hubungan layaknya berpacaran, meskipun tanpa status yang jelas. “mereka dua pdkt.. si cewe minta di belikan ini-itu, dibeliin.. chat an, vc an, antar jemput.. sampe proposal di kerjain.. bahkan udh pernah tidur bareng..” tulis akun tersebut.

Informasi ini menunjukkan intensitas hubungan keduanya sudah sangat dalam. Klaim tersebut menyebutkan Reyhan tidak hanya dekat secara emosional, tetapi juga terlibat secara fisik dan materi dengan Fara. Mulai dari dimintai tolong membelikan berbagai kebutuhan, komunikasi intens melalui chat dan video call, hingga jasa antar jemput. Bahkan, Reyhan turut membantu mengerjakan proposal Fara.

Masalah mulai memuncak ketika Reyhan mempertanyakan status hubungan mereka. Setelah sekian lama menjalin kedekatan yang sangat intens, Reyhan disebut-sebut meminta kepastian kepada Fara mengenai posisinya dalam hidup gadis tersebut.

Namun, jawaban Fara menjadi titik balik yang memicu kemarahan Reyhan. Fara disebut tidak mau berpacaran dengan Reyhan, meskipun selama ini mereka telah melakukan berbagai hal layaknya pasangan kekasih. Yang lebih menyakitkan, Reyhan disebut-sebut mengetahui bahwa selama ia dekat dengan Fara, gadis itu juga menjalin kedekatan dengan laki-laki lain, termasuk pacarnya yang sekarang, Ferdi.

“nah, si cowo nya nanyain hubungan mrk apa, minta kepastian.. ternyata si cewe ga mau pacaran.. ternyata, si cewe pas dekat sama si cowo in juga dekat sama cowok lain, dan pacarnya yg sekarang..” demikian cuitan akun tersebut.

Akumulasi dari semua kekecewaan inilah yang diduga menjadi pemicu utama kemarahan Reyhan. Ia merasa telah memberikan segalanya, mulai dari waktu, tenaga, materi, hingga perasaan, namun justru mendapatkan penolakan dan pengkhianatan.

“si cowo ngerasa di bohongin, di manfaatin..” tulis akun @Sekar rossayu mengutip cuitan @Blackpearlluvv. Perasaan dimanfaatkan ini diduga menjadi pemicu emosi yang membuat Reyhan nekat merencanakan aksi brutalnya. Apalagi jika dikaitkan dengan informasi sebelumnya bahwa Reyhan telah merencanakan pembacokan ini sejak November lalu dan membawa dua senjata tajam dari rumahnya di Bangkinang.