Kiprah Persib Bandung di kancah Asia resmi terhenti. Tersingkirnya Maung Bandung dari AFC Champions League Two (ACL 2) justru diprediksi akan memunculkan ancaman serius bagi para pesaing terdekatnya di kompetisi domestik, terutama Borneo FC dan Persija Jakarta.
Langkah Persib di kompetisi kasta kedua antarklub Asia itu harus terhenti di babak 16 besar. Meskipun berhasil meraih kemenangan pada leg kedua melawan klub Thailand Ratchaburi, hasil tersebut belum cukup untuk menutup defisit dari pertemuan pertama. Pada leg pertama, Persib menelan kekalahan telak 0-3, sehingga secara agregat mereka harus mengakui keunggulan lawan dan angkat koper dari turnamen.
Kondisi ini secara otomatis membuat tim asuhan Bojan Hodak kini hanya memiliki satu fokus utama sepanjang sisa musim, yaitu mempertahankan dominasi di Super League. Situasi tersebut dinilai sangat menguntungkan Persib. Seluruh energi, konsentrasi, dan rotasi pemain kini dapat sepenuhnya diarahkan untuk mengarungi ketatnya persaingan di liga domestik.
Hingga saat ini, Persib Bandung masih kokoh di posisi teratas klasemen sementara Super League. Mereka telah mengumpulkan 47 poin dari 20 pertandingan yang telah dilakoni. Dengan fokus penuh dan tanpa gangguan jadwal Asia, Persib berpotensi besar untuk semakin menekan para rivalnya dalam perburuan gelar juara musim ini.
