Peluang pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, untuk meraih poin penting di seri kelima MotoGP 2026 harus buyar setelah ia gagal menyelesaikan balapan di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Prancis, pada Minggu (10/5/2026). Insiden kecelakaan di pertengahan lomba menghentikan laju Pecco, sapaan akrab Bagnaia, yang sebelumnya tampil kompetitif di barisan depan.
Memulai balapan dari posisi terdepan (pole position), Bagnaia sempat terlempar ke posisi kelima pada awal lomba. Namun, pembalap asal Italia itu secara perlahan menemukan ritme terbaiknya dan berhasil merangsek naik hingga menempati posisi kedua. Upayanya untuk terus menekan dan bersaing memperebutkan podium teratas berakhir tragis.
Pada lap ke-16, saat sedang memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi, Pecco kehilangan kontrol pada bagian depan motornya. Kecelakaan tak terhindarkan, dan ia tidak dapat melanjutkan balapan hingga finis, menyebabkan ia pulang tanpa membawa hasil dari seri kelima MotoGP 2026 ini.
Evaluasi Akhir Pekan dari Francesco Bagnaia
Meski hasil akhir tidak sesuai harapan, Bagnaia menilai performanya sepanjang akhir pekan di Le Mans masih berada pada level yang cukup kompetitif. Ia menyampaikan pandangannya seusai insiden tersebut.
“Kalau melihat keseluruhan akhir pekan, kami sebenarnya berada dalam kondisi yang cukup baik,” ujar Bagnaia, menunjukkan optimisme terhadap kecepatan yang ia miliki sebelum kecelakaan.
Kegagalan finis ini tentu menjadi pukulan bagi Bagnaia dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2026, mengingat persaingan di papan atas semakin ketat.
