Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Provinsi Hainan, China, guna memperkuat investasi di berbagai sektor vital. Kesepakatan ini mencakup bidang pertanian tropis, mineral hijau, perdagangan, investasi, kawasan industri, hingga pendidikan, yang diharapkan dapat mengakselerasi pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Sulteng Anwar Hafid bertemu dengan Gubernur Provinsi Hainan, Liu Xiaoming, di Haikou, China, pada Rabu (20/5/2026). Pertemuan ini menjadi landasan bagi penguatan hubungan bilateral antara kedua wilayah tropis tersebut.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Palu pada Jumat (22/5/2026), Gubernur Anwar Hafid menekankan kesamaan geografis dan iklim antara Sulteng dan Hainan sebagai modal besar. “Sulawesi Tengah dan Hainan sama-sama berada di kawasan tropis dan memiliki karakter geografis yang mirip. Ini menjadi modal besar untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan di bidang pertanian tropis, mineral hijau, perdagangan, investasi, kawasan industri, hingga pendidikan,” ujar Anwar Hafid.

Anwar Hafid juga menegaskan komitmen Sulawesi Tengah untuk membuka ruang kerja sama internasional yang lebih luas. Hal ini demi mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan pentingnya mekanisme kerja sama berkelanjutan agar potensi yang ada dapat diwujudkan menjadi program nyata yang berdampak langsung.

Fokus Kerja Sama Multisektor

Kerja sama yang dibahas meliputi penguatan sektor pertanian tropis, perikanan laut, industri benih, dan teknologi budidaya. Selain itu, aspek perdagangan dan investasi, pengembangan logistik, rantai dingin, serta konektivitas ekspor-impor antarwilayah juga menjadi prioritas. Kedua pihak juga mendorong pembangunan platform produksi dan distribusi bersama untuk memperkuat rantai pasok regional.

Tidak hanya itu, Hainan dan Sulawesi Tengah sepakat memperluas kolaborasi di bidang pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia. Rencana pembangunan platform kerja sama ilmiah dan pelatihan talenta melalui Aliansi Universitas Kawasan Tropis juga menjadi bagian dari kesepakatan ini.

Apresiasi dari Gubernur Hainan

Sementara itu, Gubernur Liu Xiaoming menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Anwar Hafid beserta delegasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Ia memaparkan perkembangan pembangunan Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan yang kini menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Asia.

Liu Xiaoming menegaskan bahwa Tiongkok dan Indonesia merupakan mitra strategis yang memiliki hubungan erat dan saling menguntungkan. Menurutnya, Sulawesi Tengah memiliki potensi besar, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan sumber daya tropis, yang sangat selaras dengan arah kerja sama pembangunan Provinsi Hainan.

“Kerja sama antara Hainan dan Sulawesi Tengah sangat kompatibel dan menjanjikan. Kami berharap kedua daerah dapat bersama-sama memanfaatkan peluang pembangunan kawasan perdagangan bebas dan implementasi RCEP untuk memperluas kolaborasi di berbagai bidang strategis,” harap Liu Xiaoming.