Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, akan menghadapi ujian berat dalam balapan Moto3 Spanyol 2026. Ia harus memulai dari posisi ke-17 di Sirkuit Jerez, menempatkannya di bawah tekanan signifikan di tengah ketatnya persaingan.
Posisi start ke-17 tersebut didapat setelah Veda belum mampu menembus barisan depan sepanjang sesi latihan dan kualifikasi. Sejak latihan bebas pertama, pembalap Honda Team Asia itu memang kesulitan menemukan ritme terbaiknya.
Veda sempat mencatatkan waktu 1 menit 46,808 detik pada sesi awal, tertinggal cukup jauh dari para pembalap terdepan. Selisih waktu yang signifikan, sekitar 1,9 detik dari pembalap tercepat Maximo Quiles (Aspar Team), menjadi pekerjaan rumah besar bagi timnya.
Perbedaan tersebut mengindikasikan perlunya perbaikan pada setelan motor, khususnya di sektor pengereman dan akselerasi keluar tikungan yang krusial di sirkuit Jerez.
Jika ingin bersaing memperebutkan poin, Veda dituntut untuk tampil lebih agresif sejak lap awal. Konsistensi sepanjang balapan juga menjadi kunci penting untuk bisa merangsek ke depan.
Kembalinya Rival Kuat Tambah Tekanan
Situasi Veda semakin sulit dengan kembalinya dua pembalap kuat dari Intact GP, David Almansa dan David Muñoz. Almansa, pemenang seri pembuka musim ini, langsung menunjukkan performa kompetitif dengan menembus posisi enam besar pada sesi awal.
Sementara itu, Muñoz juga tampil solid dan kembali ke persaingan papan tengah. Kehadiran keduanya membuat persaingan di kelas Moto3 semakin rapat, terutama di kelompok tengah yang menjadi area start Veda.
Peluang Veda Masih Terbuka Lebar
Meskipun memulai dari posisi ke-17 bukan situasi ideal, peluang Veda untuk meraih hasil positif masih terbuka lebar. Karakter balapan Moto3 yang kerap menghadirkan persaingan rapat dan slipstream panjang memberikan kesempatan untuk melakukan banyak overtake.
Kunci bagi Veda adalah memanfaatkan momentum di lap-lap awal, menghindari insiden, serta menjaga ritme agar tetap berada dalam grup yang bersaing memperebutkan poin. Balapan di Jerez akan menjadi ujian penting bagi Veda untuk membuktikan kemampuannya bangkit di tengah tekanan dan ketatnya persaingan Moto3 musim ini.
