Pelatih tim nasional Italia, Luciano Spalletti, menyoroti pentingnya modal mental bagi skuadnya jelang pertandingan krusial melawan Bosnia dan Herzegovina. Laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini akan menjadi penentu tiket Gli Azzurri menuju turnamen akbar tersebut.
Spalletti secara tegas menyatakan bahwa timnya tidak membutuhkan figur-figur legendaris masa lalu seperti Roberto Baggio atau Alessandro Del Piero untuk mencapai tujuan kualifikasi. Ia menekankan bahwa kekuatan sejati tim saat ini terletak pada mentalitas kolektif dan kemampuan para pemain untuk tampil percaya diri tanpa sedikit pun rasa inferior.
Spalletti: “Kami Butuh Percaya Diri, Bukan Legenda”
Dalam pernyataannya, Spalletti menegaskan, “Kami tidak membutuhkan Baggio atau Del Piero. Kami butuh percaya bahwa kami pantas ada di sana, kami pantas memenangkan pertandingan. Jangan pernah merasa rendah diri.” Kutipan ini menggarisbawahi filosofinya yang menempatkan keyakinan diri dan mentalitas juang sebagai fondasi utama.
Laga Penentu Nasib Italia di Kualifikasi
Pertandingan kontra Bosnia dan Herzegovina menjadi sangat krusial bagi perjalanan Italia menuju Piala Dunia 2026. Spalletti menyebut laga ini sebagai yang terpenting, mengingat hasil akhirnya akan sangat menentukan nasib mereka di babak kualifikasi. Ia berharap para pemainnya dapat bermain tanpa beban dan tidak takut akan kegagalan, serta menunjukkan performa terbaik untuk meraih hasil positif.
Posisi Italia di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2026
Italia saat ini tergabung dalam Grup G pada babak kualifikasi Piala Dunia 2026, bersaing ketat dengan tim-tim kuat seperti Spanyol, Serbia, dan Bosnia dan Herzegovina. Posisi di grup ini menuntut konsistensi tinggi untuk bisa bersaing memperebutkan tiket langsung ke putaran final.
Sesuai dengan regulasi kualifikasi, hanya juara dan runner-up grup yang akan langsung lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Oleh karena itu, setiap poin yang diraih, terutama di pertandingan terakhir, memiliki dampak besar terhadap kelolosan mereka.
