Band ska asal Indonesia, Skastra, siap menggebrak panggung internasional dengan mengumumkan rangkaian tur bertajuk ‘Skastra Japan Tour 2026’. Tur ini menjadi bagian penting dari perayaan perilisan album ikonis mereka, Metanoia, dalam format piringan hitam 12-inci.

Rencananya, grup yang digawangi Alduri Asfirna (vokal), Ibrahim Rahman (drum), Rasmana Raga (bass), Adi Ahdiat (gitar), Fazrin Mustakin (gitar), Hanung T. Wibawa (keyboard), dan Taufiq Alkatiri (trumpet) ini akan menghibur penggemar di empat panggung berbeda. Tiga kota besar Jepang, yakni Osaka, Nagoya, dan Tokyo, akan menjadi saksi penampilan energik Skastra sepanjang bulan Juli 2026.

Momentum Krusial dan Apresiasi untuk Inspirasi

Gitaris Skastra, Fazrin Mustakin, menjelaskan bahwa tur perdana di Jepang ini merupakan momentum krusial bagi band untuk memperkuat posisi mereka di kancah musik internasional. Lebih dari itu, langkah ini juga menjadi bentuk apresiasi langsung kepada Jepang, yang diakui sebagai salah satu sumber inspirasi terbesar di balik berbagai lagu Skastra.

Album Metanoia sendiri telah dirilis pada 1 Desember 2023. Judul album yang dinukil dari bahasa Yunani kuno ini berarti ‘perubahan’, merefleksikan transisi delapan tahun perjalanan Skastra di industri musik. Sembilan lagu di dalamnya mendapat sambutan hangat, tidak hanya dari pencinta musik di Tanah Air tetapi juga dari pendengar internasional.

Respon Positif dari Penggemar Jepang

Sebelumnya, satu lagu dari album Metanoia dan satu lagu dari album Skastra sebelumnya telah dirilis di Jepang dan mendapatkan respons yang luar biasa besar. Sambutan positif inilah yang menjadi salah satu pendorong utama bagi Skastra untuk menggelar tur di Negeri Sakura. Tidak mengherankan jika penggemar musik ska di Jepang kini menantikan entakan tempo berpadu ritme khas lagu-lagu Skastra secara langsung.