Band heavy metal Seringai bersiap meluncurkan album penuh keempat mereka, “IV: Anastasis”, yang dijadwalkan rilis secara digital pada 16 April 2026, diikuti versi fisik pada 23 April 2026. Album ini menandai kebangkitan Seringai setelah masa hiatus, menyuguhkan 12 lagu yang memadukan metal, rock, dan hardcore dengan intensitas tinggi, serta lirik yang semakin emosional.
Digawangi oleh Arian 13 (vokal), Sammy Bramantyo (bas), dan Edy Khemod (drum), Seringai melakukan banyak eksplorasi dalam “IV: Anastasis” tanpa kehilangan ketajaman dan daya hantam khas mereka. Album yang diproduseri oleh Sammy Bramantyo ini membawa banyak amarah, tidak hanya menyoroti pilu yang gelap dan reflektif, tetapi juga menyentuh keadaan sosial politik terkini.
Refleksi Perasaan dan Situasi Terkini
Edy Khemod mengungkapkan bahwa album ini merupakan cerminan dari kondisi perasaan dan situasi di sekitar mereka saat ini. “Ini (album) potret perasaan dan situasi di sekitar sekarang. Sepertinya tidak ada yang layak diselebrasikan sejak 2020,” kata Edy Khemod saat sesi dengar “IV: Anastasis” di Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (9/4).
Perjalanan Menuju IV: Anastasis Pasca-Kehilangan
Proses penyelesaian “IV: Anastasis” memiliki cerita panjang, terutama karena ini adalah karya pertama Seringai setelah memasuki masa hiatus. Hiatus tersebut terjadi menyusul kepergian gitaris Ricky Siahaan yang meninggal dunia di Tokyo, Jepang, pada 19 April 2025, seusai menyelesaikan tur Taiwan dan Jepang bersama Seringai.
Materi untuk album “IV: Anastasis” sebenarnya sudah mulai dipersiapkan sebelum tur Jepang, dengan sekitar tujuh demo lagu telah rampung. Namun, semua rencana berubah drastis setelah kepergian Ricky Siahaan, yang mendorong Seringai untuk beristirahat sejenak dari aktivitas bermusik.
Kebangkitan Seringai Disambut Hangat
Penggemar Seringai, yang dikenal sebagai Serigala Militia, dikejutkan dengan pengumuman judul album pada Maret 2026. Kebangkitan Seringai semakin ditegaskan dengan peluncuran dua video musik sekaligus, “Sejati | Senarai Feses”, pada 26 Maret 2026. Kedua lagu tersebut menjadi penanda kembalinya Seringai yang disambut hangat oleh pencinta musik keras di Tanah Air.
