Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Aceh menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Kabupaten Bireuen pada Senin (16/3). Bantuan ini disalurkan langsung oleh Kepala Posko Wilayah Satgas PRR Aceh, Safrizal ZA, sebagai bagian dari upaya penanganan pascabencana.

Bantuan yang diserahkan mencakup berbagai kebutuhan dasar dan perlengkapan ibadah. Di antaranya adalah 250 Alquran, 500 sajadah, 250 sarung, 250 mukena, 5.000 celana, 300 jaket, 1.000 kemeja, 1.000 sarung tambahan, 1.000 pakaian, serta 500 jilbab. Selain itu, Satgas PRR juga menyalurkan 600 paket peralatan dapur untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Pendopo Bireuen. Acara tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Bireuen Mukhlis, Wakil Bupati Razuardi Ibrahim, Penjabat Sekda Hanafiah, serta sejumlah kepala dinas terkait.

Penekanan pada Akurasi Data Korban

Dalam kesempatan tersebut, Safrizal ZA menegaskan bahwa proses penanganan pascabencana terus dipercepat. Ia secara khusus menekankan pentingnya akurasi data korban untuk memastikan efektivitas penyaluran bantuan.

“Data korban bencana by name by address harus akurat agar penyaluran bantuan tidak salah sasaran,” tutur Safrizal.

Ia juga mengingatkan agar data korban telah dilengkapi dengan pilihan hunian, baik hunian tetap komunal maupun hunian tetap insitu, guna mempercepat proses rehabilitasi. Safrizal menyampaikan, apabila tidak terdapat kendala, pembangunan hunian tetap bagi korban banjir akan dimulai setelah Lebaran.

“Insyaallah, bila tidak ada kendala, setelah Lebaran pembangunan hunian tetap segera dimulai,” katanya.