Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah, menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah/2026 merupakan momentum krusial untuk mempererat dan memperkuat ukhuwah Islamiah. Inisiatif ini juga bertujuan membangun sinergi yang kokoh antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Wakil Bupati Donggala, Taufik M Burhan, menyatakan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial. “Safari Ramadhan ini tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana guna mempererat hubungan pemerintah daerah dengan masyarakat,” ujar Taufik saat dihubungi awak media di Banawa pada Minggu, 22 Februari 2026.
Lebih lanjut, Taufik menjelaskan bahwa melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berkesempatan hadir langsung untuk mendengarkan berbagai keluhan yang terjadi di lingkungan masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran tim Safari Ramadhan dalam menyerap aspirasi warga.
“Jadi tim Safari Ramadhan ini tidak hanya memberikan tausiah ke masjid-masjid, tetapi harus mendengarkan keluhan untuk selanjutnya disampaikan kepada kami agar kebijakan pemerintah benar-benar sesuai dengan kondisi dan kenyataan lapangan,” tegasnya.
Taufik juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Donggala untuk menjadikan bulan Ramadhan 1447 Hijriah sebagai ajang memperkuat silaturahim dan meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan sekitar. Ia berharap tim Safari Ramadhan dapat membawa dampak positif.
“Kepada tim Safari Ramadhan ini bisa menyampaikan informasi dan pesan yang menenangkan, menguatkan, dan merangkul semua lapisan masyarakat, sehingga kehadirannya membawa manfaat,” sebut Taufik.
Menurut Taufik, pembangunan daerah saat ini tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi semata, melainkan juga pada pembangunan karakter dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Bulan Ramadhan, lanjutnya, dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan pengendalian diri, memperbaiki akhlak, serta mempererat hubungan sosial antar-masyarakat.
“Tentunya ini sesuai dengan visi Kabupaten Donggala sebagai daerah sejahtera, maju, berdaya saing, dan berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan penguatan nilai moral dan kepedulian sosial,” pungkas Wakil Bupati Donggala tersebut.
