Sebuah rumah milik guru di Lenek, Lombok Timur, dibobol maling saat penghuninya tengah melaksanakan salat tarawih pada Minggu malam, 22 Februari 2026. Insiden ini mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp 15 juta.

Korban, Laelatul Wahidah, seorang guru asal Dasan Montong Baru, Kecamatan Lenek, Lombok Timur, baru menyadari kejadian tersebut sesaat setelah pulang dari masjid bersama suaminya sekitar pukul 20.50 WITA. Ia terkejut mendapati jendela rumahnya dalam keadaan pecah.

Setelah memeriksa bagian dalam rumah, Laelatul menemukan lemari pakaian di kamarnya sudah berantakan. Dari hasil pengecekan, dua unit laptop, dua unit telepon genggam (HP), serta uang tunai sebesar Rp 500.000 yang disimpan di dalam lemari telah raib digondol pelaku.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman, membenarkan adanya laporan pencurian ini. Pihaknya menyatakan bahwa kasus tersebut kini tengah ditangani oleh Polsek setempat.

“Laporan sudah diterima dan saat ini tengah ditangani oleh Polsek setempat,” ujar AKP Nikolas saat dikonfirmasi.

Menyikapi kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, terutama selama bulan Ramadhan.

“Kami mengimbau masyarakat, apabila keluar rumah untuk melaksanakan salat tarawih, perhatikan keamanan lingkungan sekitar. Jika dirasa kurang aman, usahakan ada anggota keluarga yang menjaga rumah atau pastikan semua akses masuk terkunci rapat,” pungkas Nikolas.