Presenter Ruben Onsu kembali mengenang perjalanan panjangnya di dunia hiburan yang ia rintis sejak tahun 1997. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa (24/3), Ruben mencurahkan lika-liku kariernya yang tak selalu mulus, bahkan pernah berada di titik terendah.
“Aku pernah melewati proses ketika aku mengawali karier dari 1997 sampai aku ada di titik ini, jatuh lalu terinjak, lalu terbang, lalu istirahat, lalu berjalan cepat, lalu dihina, disepelekan, lalu dijatuhkan, lalu disanjung, lalu bisa menjadi sinar untuk yang gelap, lalu bisa menelan cerita orang yang curhat sendiri,” ungkap Ruben Onsu, menggambarkan pasang surut yang ia alami.
Suami dari Sarwendah ini tidak menampik bahwa kesuksesan yang ia raih saat ini adalah hasil dari perjuangan keras dan berbagai cobaan. Ia pernah merasa disalahkan bahkan dihancurkan oleh pihak-pihak tertentu, meskipun ia merasa tidak melakukan kesalahan fatal.
“Lalu malah jadi makanan empuk yang disalahkan, lalu dijorokkan lagi, dihancurkan lagi karena kesalahan yang enggak tega, bahkan kesalahan yang tidak aku kehendaki pernah dianggap paling kejam,” beber host program Brownis tersebut.
Meski menghadapi berbagai rintangan dan kritik pedas, Ruben Onsu bersyukur masih bisa bertahan dan terus berkarya di industri hiburan. Ia menegaskan tekadnya untuk selalu berusaha berubah dan memperbaiki diri di tengah dinamika karier yang penuh tantangan.
