Peselancar kebanggaan Indonesia, Rio Waida, berhasil mengamankan satu tempat di babak perempat final World Surf League (WSL) Corona Cero New Zealand Pro 2026. Kepastian ini didapat setelah Rio memenangi heat babak 16 besar yang berlangsung di Raglan, Selandia Baru, pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Dalam pertarungan sengit di heat 4, Rio Waida menunjukkan performa dominan dengan mengungguli peselancar asal Brasil, Alejo Muniz. Rio membukukan total poin 12,84, yang didapat dari dua ombak terbaiknya dengan nilai 7,17 dan 5,67, memastikan tiketnya melaju ke babak selanjutnya.

Tantangan Ombak dan Strategi Rio

Meski berhasil meraih kemenangan, Rio mengakui kondisi ombak yang kurang ideal pada heat tersebut. “Heat ini agak lebih lambat, saya berharap ada ombak lebih banyak seperti heat sebelumnya, tetapi tidak apa-apa, saya tetap menyelesaikan pekerjaan saya, dan tidak sabar untuk babak selanjutnya,” ujar Rio seusai perlombaan, seperti dikutip dari WSL.

Rio hanya mencatatkan lima ombak sepanjang heat babak 16 besar, jumlah yang lebih sedikit dari kompetitornya dan kebiasaannya. “Ombaknya tidak terlalu sulit tetapi sulit, ombak yang benar-benar cepat banyak. Ini jelas tricky, sayangnya kami tidak memiliki banyak pengalaman di sini, jadi kami hanya bersenang-senang saja,” tambahnya.

Peselancar berdarah Indonesia-Jepang ini sempat mengumpulkan 10,90 poin, unggul tipis sebelum akhirnya mencatatkan ombak terbaik 7,17 di detik-detik akhir, yang mengunci kemenangannya dengan selisih poin yang dominan. “Saya harap ombaknya lebih besar,” kata Rio, mengungkapkan harapannya untuk babak berikutnya.

Menghadapi Morgan Cibilic di Perempat Final

Di babak perempat final, Rio Waida akan menghadapi peselancar tangguh asal Australia, Morgan Cibilic. Pertemuan ini akan menjadi yang pertama bagi keduanya di ajang Championship Tour.

Rio mengenang pertemuan sebelumnya dengan Cibilic. “Sebenarnya kami pernah bertemu dalam satu heat, bukan di Tour, tetapi di QS Krui di Indonesia, dia tersingkir, saya berhasil… Di ajang ini saya merasa dia adalah orang yang tercepat dan terkuat,” ungkap Rio, menunjukkan respek terhadap lawannya.

Capaian Positif Setelah Serangkaian Tantangan

Keberhasilan melaju ke perempat final di Selandia Baru ini menjadi capaian yang sangat positif bagi Rio Waida. Sebelumnya, ia belum mampu menorehkan hasil maksimal dalam beberapa seri musim ini.

Olympian Tokyo 2020 dan Paris 2024 itu sempat terhenti di babak 16 besar Rip Curl Pro Bells Beach, tersingkir di babak kedua Western Australia Margaret River Pro bulan lalu, dan juga kandas di babak kedua Bonsoy Gold Coast Pro di Australia awal bulan ini. Pencapaian ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi Rio di sisa musim kompetisi.