Ribuan umat Islam yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Alkhairaat (HPA) menggelar pawai obor meriah di Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini merupakan ungkapan suka cita dan syiar Islam dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Dengan membawa obor menyala dan diiringi lantunan salawat, ribuan peserta berjalan tertib. Mereka secara bersamaan mengumandangkan takbir dan yel-yel penyemangat, menciptakan suasana religius yang berpadu dengan kegembiraan menjelang bulan penuh berkah.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pemuda Alkhairaat (DPP HPA), Husen Alhabsyi, menjelaskan bahwa pawai obor ini adalah agenda rutin tahunan yang terus dilestarikan. Ia mencatat peningkatan antusiasme peserta tahun ini, dengan keterlibatan tidak kurang dari 17 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam se-Kota Palu.
“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi momentum konsolidasi umat. Kita ingin menunjukkan bahwa pemuda Islam di Palu siap menyambut Ramadhan dengan penuh semangat dan kebersamaan,” ujar Husen di sela-sela kegiatan.
Husen menambahkan, salah satu tujuan utama pawai obor adalah menumbuhkan semangat membara di kalangan generasi muda Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Subhana Wata’ala serta menjauhi segala hal yang dimungkari. Menurutnya, Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat komitmen spiritual dan memperbaiki kualitas diri.
“Meskipun semangat seperti ini sudah ada dari sebelumnya, tetapi dengan datangnya bulan Ramadhan maka semangat yang kita harapkan tentu harus akan lebih luar biasa lagi,” katanya.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh umat Islam agar mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menjalankan ibadah puasa, memperbanyak amal kebaikan, serta menjaga persatuan dan kerukunan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP HPA, Abdurrahman, menyoroti bahwa pawai obor juga membawa pesan kebahagiaan dalam menyambut bulan suci. Ia menekankan bahwa Ramadhan harus disambut dengan hati yang bersih, penuh keceriaan, serta semangat berbagi kepada sesama.
“Kebahagiaan ini harus dibangun dengan cinta kasih, bukan hanya antar sesama umat Muslim, tetapi juga antarumat beragama di Sulawesi Tengah maupun di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Abdurrahman menegaskan bahwa nilai-nilai toleransi dan persaudaraan merupakan bagian penting dalam ajaran Islam. Oleh karena itu, momentum Ramadhan diharapkan mampu mempererat hubungan sosial di tengah keberagaman masyarakat.
“Sebab memang dalam ajaran Islam, siapa saja yang menyambut bulan Ramadhan dengan penuh kebahagiaan, keceriaan, dengan hati yang bersih maka dijamin masuk syurga oleh Allah SWT,” katanya.
Selain pawai obor, DPP Himpunan Pemuda Alkhairaat juga telah menyiapkan sejumlah program sosial selama bulan Ramadhan. Salah satunya adalah penyediaan sahur gratis bagi seluruh umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.
Program tersebut direncanakan berlangsung sepanjang bulan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat, khususnya yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada saudara-saudara kita yang kesulitan mendapatkan makanan sahur. Jadi bagi saudara kita siapa saja silahkan datang,” tutupnya.
