Ribuan peserta memadati jalanan Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, dalam karnaval budaya yang meriah sebagai pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-211 Kabupaten Dompu pada Rabu. Acara ini tetap berlangsung semarak dan penuh antusiasme, meskipun diguyur hujan deras.

Bupati Dompu, Bambang Firdaus, secara resmi melepas karnaval sekitar pukul 14.00 Wita dari Lapangan Karijawa. Rute karnaval membentang menuju panggung kehormatan yang berlokasi di kawasan Car Free Day (CFD), tepatnya di depan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Dalam sambutannya, Bupati Bambang Firdaus menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa karnaval budaya ini merupakan momentum krusial untuk mempererat persatuan dan melestarikan nilai-nilai budaya sebagai identitas daerah.

“Dompu memiliki keberagaman budaya dan adat istiadat yang patut dibanggakan. Momentum ini menjadi bagian dari upaya kita untuk terus melestarikan budaya serta mengembangkan potensi daerah,” tegas Bambang Firdaus.

Bupati juga menegaskan bahwa keberagaman budaya di Dompu merefleksikan semangat Bhinneka Tunggal Ika, yang menjadi pilar kekuatan dalam pembangunan daerah. Karnaval ini menjadi agenda awal dari serangkaian kegiatan HUT ke-211 Kabupaten Dompu, yang diharapkan dapat memperkuat kebersamaan dan mendorong pelestarian budaya lokal di tengah masyarakat.

Karnaval budaya ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan institusi, termasuk:

  • Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
  • Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)
  • Anggota DPRD
  • Organisasi wanita
  • Pelajar
  • Delapan paguyuban dan lembaga adat, meliputi Mbojo, Flobamora, Minang, Madura, Lamdo Dompu, Makassar, Sumbawa, Jawa, dan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI).

Sepanjang rute karnaval, para peserta memamerkan beragam busana adat dan atraksi budaya yang menggambarkan kekayaan dan keberagaman masyarakat Dompu. Penampilan drum band dari para pelajar turut menambah kemeriahan suasana, berhasil menarik perhatian ribuan masyarakat yang memadati jalur karnaval.

Meskipun hujan deras sempat mengguyur sejak pelepasan peserta, kegiatan tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Ribuan peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan tetap mengikuti karnaval hingga garis finis, menjadi bukti semangat dalam memeriahkan hari jadi daerah.