Youtuber Ria Ricis membuat pengakuan mengejutkan terkait rencana besarnya menyambut bulan suci Ramadan tahun ini. Mantan istri Teuku Ryan itu mengungkapkan telah menyiapkan Tunjangan Hari Raya (THR) fantastis senilai Rp10 miliar yang akan dibagikan kepada para penggemarnya.

Ricis menjelaskan bahwa niat mulianya ini didasari keinginan untuk menyucikan harta yang dimilikinya. Selain itu, pembagian THR juga menjadi bentuk apresiasi dan terima kasih atas dukungan setia para penggemar selama ini.

Hal tersebut diungkapkan Ricis dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Starpro Indonesia pada Jumat, 20 Februari 2026. “Aku tahu harta harus dicuci karena ini semua bukan punya aku. Jadi aku bingung karena aku juga jarang keluar, jarang ketemu orang yang lebih membutuhkan di luar,” ujar Ria Ricis.

Ia melanjutkan, “Jadi bagi-bagi ke followers tuh adalah salah satu cara untuk berterima kasih.” Ricis memastikan bahwa dana sebesar Rp10 miliar tersebut sudah disiapkan sejak lama oleh adik Oki Setiana Dewi itu.

“Memaknai Ramadan tahun ini luar biasa, karena rencana aku, aku pengen banget total ngasih THR itu 10 M ya?” kata Ricis sambil meminta konfirmasi kepada timnya. Ia menambahkan, “Karena kan emang dari sebelum puasa itu udah kita keluarin sehari berapa gepok, sehari berapa gepok untuk followers, di luar yang kita temuin di luar.” Ricis mengakui nominal tersebut sangat besar. “Jadi memang tahun ini 10 M tuh luar biasa menurut aku ya, hahahah gede banget,” sambungnya.

Ricis juga membeberkan bahwa ide pembagian THR ini berasal dari pihak manajemennya. Ia mengaku tidak memegang langsung uangnya. “Aku sebenarnya nggak megang duit sama sekali, bahkan ATM aja itu dipegang sama staff aku,” jelasnya. “Jadi karena aku pun tidak tahu keuangan aku ada berapa, itu ide dari manajemen,” lanjut Ricis sambil tertawa.

Sebagai informasi, Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan pendapatan non-upah yang wajib dibayarkan perusahaan kepada pekerja menjelang hari raya keagamaan. Di Indonesia, THR identik dengan pemberian menjelang Idulfitri bagi pekerja Muslim, dan juga menjadi tradisi berbagi uang kepada anak-anak atau keponakan saat silaturahmi Lebaran, sebagai simbol kebahagiaan dan pengikat hubungan keluarga.