Universitas Nggusuwaru (Unswa) Bima secara perdana menerapkan sistem Ujian Tengah Semester (UTS) serentak bagi seluruh jenjang mahasiswa pada tahun 2026. Kebijakan ini menandai langkah strategis kampus dalam upaya peningkatan kualitas akademik dan kedisiplinan.
Rektor Unswa, Dr. Tasrif, M.Pd, menegaskan bahwa pelaksanaan ujian serentak ini merupakan bagian dari pembenahan menyeluruh menuju perguruan tinggi yang lebih berkualitas. “Pelaksanaan ujian serentak ini bukan tanpa tujuan. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk meningkatkan mutu pendidikan serta membangun kedisiplinan mahasiswa,” jelas Tasrif pada Senin (13/4/2026).
Cakupan Ujian dan Program Studi
UTS tahun ini diikuti oleh mahasiswa dari 12 program studi yang tersebar di dua fakultas utama, yaitu Fakultas Pendidikan/Keguruan dan Fakultas Teknik/Sains.
Pada Fakultas Pendidikan/Keguruan, program studi yang mengikuti ujian meliputi:
- Pendidikan Biologi (S1)
- Pendidikan Sosiologi (S1)
- Pendidikan Bahasa Inggris (S1)
- Pendidikan Matematika (S1)
- Pendidikan Sejarah (S1)
- Pendidikan Fisika (S1)
- Pendidikan Ekonomi (S1)
- Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1)
Sementara itu, Fakultas Teknik/Sains melibatkan program studi:
- Teknik Informatika (S1)
- Teknik Sipil (S1)
- Teknik Elektro (S1)
- Sistem Informasi (S1)
Peningkatan Kualitas Melalui Ujian Tatap Muka
Dr. Tasrif menambahkan, pelaksanaan ujian kali ini tidak menggunakan sistem daring. Seluruh mahasiswa diwajibkan mengikuti ujian secara langsung di kampus. Kebijakan ini diambil untuk mendorong peningkatan kualitas akademik sekaligus menanamkan disiplin yang lebih kuat bagi mahasiswa.
Sistem tatap muka juga dinilai lebih efektif dalam menjaga integritas pelaksanaan ujian. Dengan demikian, Unswa Bima menunjukkan komitmennya dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih tertib, berkualitas, dan berorientasi pada peningkatan mutu lulusan.
