GROBOGAN – Rangkaian peringatan Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era (BE) secara resmi dimulai dengan prosesi sakral pengambilan Api Dharma dari sumber Api Abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Prosesi khidmat ini berlangsung pada Jumat, 29 Mei 2026, tepat pukul 12.00 WIB.
Acara tersebut dihadiri oleh puluhan Bhikkhu Sangha dari delapan majelis agama Buddha, perwakilan Kementerian Agama, serta aparat TNI-Polri. Pengambilan api dilakukan setelah ritual doa dan Puja Bakti oleh masing-masing sangha, menandai dimulainya serangkaian perayaan menuju puncak Waisak.
Api Dharma: Simbol Penerangan dan Kebijaksanaan
Sekretaris Jenderal Walubi Jawa Tengah, Gunawan, menjelaskan makna filosofis mendalam Api Dharma bagi umat Buddha. Ia menegaskan bahwa api disimbolkan sebagai penerang dalam kegelapan yang membimbing manusia membedakan antara kebajikan dan keburukan.
“Makna api bagi kami adalah sebagai penerang. Dalam belajar Dharma, umat Buddha harus bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, sehingga aktivitas yang dilakukan memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Gunawan di lokasi acara.
Tema Waisak 2570 BE tahun ini adalah “Dharma sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan”, dengan sub-tema “Cinta Sebagai Sumber Perdamaian Dunia”. Harapannya, api suci ini dapat menerangi hati dan pikiran manusia di tengah berbagai tantangan global.
Tahapan Ritual Pengambilan Api Dharma
- Penyalaan Lilin Pancawarna: Dilakukan oleh perwakilan delapan sangha sebagai simbol keberagaman yang bersatu.
- Puja Bakti: Pembacaan paritta suci dan doa bersama di depan altar.
- Pengambilan Api: Obor dinyalakan langsung dari sumber api alam Mrapen oleh para Bhante.
- Kirab: Api dibawa menggunakan mobil khusus menuju Candi Mendut, Magelang.
Menuju Puncak Perayaan Waisak di Borobudur
Setelah diambil dari Mrapen, Api Dharma akan disemayamkan di Candi Mendut. Rangkaian prosesi berlanjut pada Sabtu, 30 Mei 2026, dengan pengambilan Air Berkah di Umbul Jumprit, Kabupaten Temanggung, yang juga akan disemayamkan di Candi Mendut.
Puncak perayaan Tri Suci Waisak 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 31 Mei 2026, dengan agenda sebagai berikut:
| Waktu (WIB) | Agenda Kegiatan |
|---|---|
| 10.00 – 11.00 | Kirab Waisak dari Candi Mendut ke Candi Borobudur |
| 15.44.44 | Detik-detik Waisak 2570 BE |
| 19.30 – Selesai | Dharmasanti Waisak Nasional (Dihadiri Presiden RI) |
| 21.30 – 23.00 | Festival Lampion (Lentera Perdamaian) Sesi 2 |
Seluruh rangkaian kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ritual keagamaan yang sakral, tetapi juga mampu menjadi daya tarik wisata religi yang memperkuat kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
