Kedutaan Besar Qatar di Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Prajurit Satu (Praka) Rico Pramudia, anggota TNI yang bertugas dalam misi Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL).
Dalam pernyataan resmi yang diunggah di platform X pada Sabtu (25/4), pemerintah Qatar menegaskan solidaritas penuhnya dengan Indonesia atas kehilangan prajurit terbaik bangsa tersebut. Qatar juga secara khusus memuji pengorbanan yang telah diberikan oleh Praka Rico dalam upaya menjaga perdamaian dan stabilitas internasional.
Selain itu, Qatar turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mendiang Praka Rico Pramudia, serta kepada pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia yang berduka.
Praka Rico Pramudia merupakan salah satu prajurit TNI yang menjadi korban serangan artileri yang diindikasikan berasal dari Israel. Insiden tragis tersebut menargetkan posisi UNIFIL pada 29 Maret lalu. Setelah menjalani perawatan intensif selama hampir satu bulan akibat luka-luka yang dideritanya, Praka Rico mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat (25/4).
Serangan yang sama juga sebelumnya telah menyebabkan gugurnya Praka Farizal Rhomadhon. Dengan wafatnya Praka Rico, Indonesia kini telah kehilangan total empat prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon selatan dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

