PSM Makassar menyatakan tidak akan membiarkan Persib Bandung merayakan gelar juara Super League musim ini di kandang mereka, Stadion B.J. Habibie, Parepare. Pernyataan ini disampaikan menjelang laga krusial pekan ke-33 Super League yang mempertemukan kedua tim pada Minggu, 17 Mei 2026.
Pertandingan ini menjadi penentu bagi Persib. Jika mereka berhasil meraih kemenangan di Parepare, sementara di waktu bersamaan Borneo FC menelan kekalahan saat bertandang ke Jepara, maka gelar juara Super League musim ini akan langsung menjadi milik Persib Bandung.
Karteker Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, menegaskan bahwa timnya tidak terlalu peduli siapa yang pada akhirnya akan mengangkat trofi juara Super League. Namun, ia secara tegas menyatakan penolakan jika perayaan tersebut dilakukan di markas Juku Eja.
“Siapa pun juaranya, Borneo FC atau Persib, kami hanya bisa mengucapkan selamat. Namun, sebisa mungkin di Parepare tidak ada selebrasi selain dari PSM Makassar,” ujar Amiruddin.
Meskipun PSM Makassar telah memastikan diri aman dari ancaman degradasi, skuad berjuluk Juku Eja ini memiliki motivasi kuat untuk mengalahkan Persib. Salah satu target utama mereka adalah mencetak gol dan meraih kemenangan di hadapan pendukung sendiri, demi menjaga marwah kandang mereka dari perayaan tim tamu.
