PSBS Biak menelan kekalahan telak 0-7 dari Malut United dalam lanjutan Super League 2025/2026. Hasil minor ini diakui pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, sebagai konsekuensi dari keputusannya menurunkan pemain dengan minim menit bermain.

Bertanding di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Selasa (28/4/2026) malam, PSBS Biak sempat menunjukkan perlawanan di babak pertama. Namun, harapan itu sirna di paruh kedua pertandingan saat ritme permainan tim berjuluk Badai Pasifik tersebut hilang total, membuka jalan bagi Malut United untuk berpesta gol.

Pesta Gol Malut United di Babak Kedua

Tujuh gol Malut United seluruhnya tercipta di babak kedua. David da Silva menjadi bintang dengan mencetak brace pada menit ke-51 dan 79. Septian David Maulana juga menyumbang dua gol di menit ke-58 dan 90+8.

Sementara itu, Yakob Sayuri (60’), Tyronne del Pino (69’), dan Frets Butuan (90’) masing-masing menyumbangkan satu gol, melengkapi kemenangan telak Malut United.

Marian Mihail tidak menampik bahwa keputusan memainkan pemain yang minim jam terbang menjadi penyebab utama kehancuran timnya. Ia menyebut langkah tersebut memang merupakan risiko besar yang sengaja diambil demi kepentingan jangka panjang tim.

Kekalahan mencolok ini sekaligus mempertegas betapa rapuhnya eksperimen yang dijalankan PSBS Biak dalam laga tersebut.