Presiden World Boxing Organization (WBO) Gustavo Olivieri secara resmi mengajukan petinju muda Inggris, Moses Itauma, sebagai penantang wajib untuk perebutan gelar juara dunia divisi kelas berat. Keputusan ini diambil setelah Itauma menunjukkan performa impresif dengan rekor tak terkalahkan.
“Itauma semakin menegaskan posisinya di divisi kelas berat sebagai bintang yang sedang naik daun,” ujar Gustavo Olivieri melalui laman media sosial resminya, Senin (30/3/2026).
Pernyataan Olivieri tersebut menyusul kesuksesan Moses Itauma mencetak knockout (KO) atas petinju tangguh asal Amerika Serikat, Jermaine Franklin. Pertarungan yang berlangsung di Manchester, Inggris, itu berakhir pada ronde kelima setelah pukulan keras Itauma membuat Franklin tidak mampu melanjutkan laga.
Posisi Moses Itauma di Peringkat Dunia WBO
Gustavo Olivieri menjelaskan bahwa Moses Itauma saat ini menempati posisi penantang peringkat nomor satu dunia WBO. Petinju Inggris berusia 21 tahun itu berhasil mengalahkan Jermaine Franklin dalam upaya mempertahankan gelar WBO Inter-Continental Heavyweight, yang sebelumnya telah ia raih.
Kemenangan atas Franklin juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Itauma di ring profesional. Petinju muda tersebut kini mengantongi 14 kemenangan tanpa kekalahan, dengan 12 di antaranya diraih melalui KO. Dengan mempertimbangkan pencapaian gemilang ini, Gustavo Olivieri mengajukan Itauma sebagai penantang wajib untuk perebutan gelar juara dunia kelas berat WBO.
“Saya akan secara resmi merekomendasikan kepada Komite Kejuaraan agar Itauma ditetapkan sebagai penantang wajib di divisi kelas berat WBO,” tegas Olivieri.
Peluang Hadapi Juara Bertahan Fabio Wardley
Penetapan sebagai penantang wajib akan membuka peluang besar bagi Itauma untuk segera menghadapi pemegang sabuk juara dunia. Gelar juara kelas berat WBO saat ini dipegang oleh petinju Inggris lainnya, Fabio Wardley.
Gelar tersebut sebelumnya sempat dipegang oleh Oleksandr Usyk, bersama dengan sabuk World Boxing Association (WBA), World Boxing Council (WBC), dan International Boxing Federation (IBF), menjadikannya juara dunia tak terbantahkan di divisi kelas berat. Namun, pada tahun 2025, Usyk melepaskan sabuk WBO karena harus mempertahankan banyak gelar sekaligus dalam berbagai pertarungan besar. Setelah itu, WBO mengangkat Fabio Wardley sebagai juara dunia kelas berat sebagai bagian dari penataan ulang perebutan gelar di divisi tersebut.
Wardley sendiri dijadwalkan untuk menjalani laga pertahanan gelar juara melawan sesama petinju Inggris, Daniel Dubois, pada 9 Mei mendatang di Manchester, Inggris. Jika Itauma resmi ditetapkan sebagai penantang wajib oleh WBO, peluangnya untuk menghadapi pemenang pertarungan antara Wardley dan Dubois akan semakin terbuka lebar. Situasi ini menempatkan nama Itauma semakin diperhitungkan sebagai salah satu calon juara dunia baru di divisi kelas berat.

