Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi rakyat Indonesia. Komitmen ini akan diwujudkan melalui percepatan industrialisasi dan pembangunan sektor perumahan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama yang disiarkan oleh Sekretariat Presiden di Jakarta, Minggu (8/2/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa pemerintah bertekad meningkatkan kesempatan kerja dengan membangkitkan kembali industri nasional dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan.

Dorong Industrialisasi Nasional

Prabowo menekankan pentingnya penguatan sektor industri sebagai kunci utama untuk mendorong Indonesia menjadi negara maju. Dengan demikian, seluruh rakyat dapat menikmati kemajuan dan kehidupan yang layak.

“Kita juga bertekad meningkatkan lapangan pekerjaan untuk bangsa Indonesia. Kita juga akan memimpin industrialisasi bangsa Indonesia dalam 2-3 tahun ini,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan, industrialisasi tidak hanya bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan pemerataan kesejahteraan dan penciptaan pekerjaan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Program Pembangunan Jutaan Rumah Murah

Selain pengembangan industri, Presiden Prabowo juga mengumumkan rencana pembangunan jutaan rumah murah untuk masyarakat yang membutuhkan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup rakyat sekaligus menggerakkan sektor konstruksi dan industri pendukung lainnya.

“Kita akan bangun jutaan rumah murah untuk seluruh rakyat kita yang membutuhkannya,” kata Prabowo.

Pemerintah, lanjutnya, akan mengintegrasikan pembangunan industri dan perumahan sebagai bagian dari strategi nasional. Strategi ini bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja, memperkuat daya beli masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Prabowo menegaskan, seluruh kebijakan tersebut diarahkan untuk mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera, dengan pembangunan yang dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat.