Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palu, Sulawesi Tengah, mengerahkan sebanyak 463 personel gabungan untuk mengamankan aksi peringatan Hari Buruh Internasional 2026 atau May Day. Pengerahan ratusan personel ini bertujuan untuk memastikan jalannya aksi buruh di Kota Palu tetap kondusif dan aman.

Kabagops Polresta Palu, Kompol I Dewa Gede Meiriawan, menyatakan bahwa seluruh personel telah disiapkan dan ditempatkan di sejumlah titik strategis. “Seluruh personel telah kami siapkan dan disebar di titik-titik strategis untuk mengawal jalannya aksi May Day,” ujar Kompol I Dewa Gede Meiriawan di Palu, Jumat (1/5/2026).

Pengamanan difokuskan di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah yang berlokasi di Jalan Samratulangi, yang menjadi pusat titik aksi May Day. Upaya pengamanan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian untuk memastikan peringatan Hari Buruh di Palu dapat berjalan aman, lancar, serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat di sekitarnya.

Total 463 personel yang dikerahkan terdiri dari berbagai satuan, meliputi 163 anggota Polresta Palu, 100 personel BKO Brimob Polda, 100 personel Samapta Polda, serta 100 personel peleton siaga Polresta Palu.

Kompol I Dewa Gede Meiriawan menegaskan bahwa pendekatan pengamanan yang diterapkan adalah persuasif dan humanis. Namun, ia juga menekankan bahwa kepolisian akan tetap bertindak tegas terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Kami mengedepankan pelayanan yang persuasif dan humanis, namun tetap tegas terhadap potensi gangguan kamtibmas,” katanya.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi mereka secara tertib, damai, dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.