Kepolisian Resor (Polres) Sigi, Sulawesi Tengah, secara aktif meningkatkan dan mengoptimalkan peran Kepolisian Sektor (Polsek) di setiap kecamatan. Langkah ini bertujuan menjadikan Polsek sebagai basis deteksi dini dan ujung tombak satuan dalam mewujudkan Polri Presisi untuk Negeri.

Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga menyatakan bahwa upaya ini merupakan strategi penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Tentunya ini merupakan langkah strategis Polres Sigi dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang bulan Ramadhan 2026,” ujar AKBP Kari Amsah Ritonga saat dihubungi di Sigi pada Senin (16/2/2026).

Ia menekankan pentingnya peningkatan kemampuan personel di lapangan, khususnya Bhabinkamtibmas, sebagai garda terdepan Polri dalam melayani masyarakat.

Ritonga menambahkan, “Profesionalisme bhabinkamtibmas harus bisa multitalenta seperti kemampuan public speaking, penguasaan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP), penyelesaian konflik sosial, hingga pendataan ketahanan pangan.”

Menurutnya, sikap proaktif, profesionalisme, penguasaan medan, serta kemampuan menyerap aspirasi masyarakat adalah kunci utama terciptanya desa yang aman dan tenteram. Ia juga mengingatkan agar seluruh Bhabinkamtibmas dapat menjiwai profesi dengan keikhlasan dan tidak menyalahgunakan amanah jabatan.

“Harapannya kepada seluruh rekan-rekan bhabinkamtibmas, maupun fungsi lainnya dapat bekerja dengan ikhlas untuk masyarakat, bangsa dan negara. Tunjukkan dharma baktimu bagi masyarakat dan negerimu,” tegasnya.

Kari Amsah Ritonga menegaskan bahwa setiap personel kepolisian wajib memiliki integritas tinggi dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Saat ini, Kabupaten Sigi memiliki 135 personel Bhabinkamtibmas yang tersebar di 176 desa dan 16 kecamatan.