Sigi, Sulawesi Tengah – Kepolisian Resor (Polres) Sigi, Sulawesi Tengah, meningkatkan kegiatan patroli menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026. Langkah ini diambil untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di area publik dan titik rawan.
Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga menjelaskan, patroli yang disebut sebagai “show of force” ini merupakan upaya antisipatif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya. “Jadi patroli ini bagian dari upaya cipta kondisi guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif menjelang Nyepi dan Idul Fitri,” kata Kari saat ditemui di Sigi pada Minggu, 15 Maret 2026.
Dalam pelaksanaannya, patroli “show of force” melibatkan 157 personel kepolisian. Fokus utama patroli mencakup kawasan permukiman, jalur utama, serta titik-titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah Sigi Biromaru, Dolo, Sigi Kota, dan Marawola.
Selain menyisir area-area tersebut, tim patroli juga menyambangi pos terpadu, pos pelayanan, dan pos pengamanan Operasi Ketupat Tinombala. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan personel yang bertugas di lapangan.
AKBP Kari Amsah Ritonga menambahkan, patroli “show of force” dilaksanakan secara rutin setiap sebulan sekali. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pemeriksaan kendaraan bermotor untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, premanisme, serta berbagai pelanggaran hukum lainnya.
“Harapannya melalui patroli rutin seperti ini situasi keamanan di wilayah Kabupaten Sigi tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman, nyaman, dan kondusif menjelang perayaan hari besar keagamaan tersebut,” ujarnya.
Sebagai informasi, Polres Sigi telah memulai Operasi Ketupat Tinombala 2026 sejak 13 Maret dan akan berlangsung hingga 25 Maret 2026. Operasi ini melibatkan 140 personel kepolisian yang tersebar di tujuh pos, terdiri dari enam pos pengamanan dan satu pos pelayanan di seluruh wilayah Kabupaten Sigi.
