CILEGON – Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cilegon menggelar Apel Siaga Operasi Ketupat 2026 di depan Polres Cilegon pada Kamis, 12 Maret 2026. Apel ini menandai kesiapan penuh pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam mengawal arus mudik Idul Fitri 1447 H agar berjalan aman, lancar, dan terkendali.

Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, usai memimpin apel, menjelaskan bahwa pola pengamanan telah dimatangkan melalui serangkaian rapat koordinasi bersama Forkopimda. Fokus utama adalah penyiapan personel pada titik-titik krusial.

Strategi Pengamanan Arus Mudik dengan 16 Posko

“Kami telah menyiapkan total 16 posko, yang terdiri dari 13 Pos Pengamanan (Pospam) di wilayah administratif Kota Cilegon dan Kabupaten Serang, 2 Pos Pelayanan (Posyan), serta 1 Pos Terpadu,” ungkap AKBP Martua.

Untuk mengurai kepadatan di Pelabuhan Merak (Dermaga 1-7), pihak kepolisian juga telah menyiapkan buffer zone (kantong parkir) dan sistem penyekatan reguler guna memastikan kelancaran arus kendaraan.

Tiga Pelabuhan Pendukung Disiagakan

Selain Pelabuhan Merak, tiga pelabuhan pendukung lainnya disiagakan dengan fungsi spesifik untuk mendukung kelancaran arus mudik:

  • Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ): Difokuskan untuk truk sumbu tiga, sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Dirjen dan Kakorlantas Polri yang berlaku mulai 13 hingga 29 Maret 2026.
  • Pelabuhan Pelindo: Diperuntukkan bagi angkutan golongan 5B dan 6B.
  • Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera (KBS): Disiapkan sebagai rencana kontinjensi (contingency plan) menuju Pelabuhan Panjang, Lampung, jika terjadi lonjakan kepadatan ekstrem.

Upaya Menjaga Daya Beli dan Infrastruktur

Kapolres bersama Forkopimda juga berkomitmen untuk menjaga daya beli masyarakat selama periode mudik. Operasi pasar rutin dilakukan bersama Dinas Perdagangan dan TNI untuk mencegah praktik spekulan yang dapat merugikan konsumen.

Dari sisi infrastruktur, perbaikan jalan rusak dan Penerangan Jalan Umum (PJU) telah dikebut oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perhubungan. Langkah ini bertujuan untuk menjamin keselamatan pemudik, termasuk antisipasi banjir yang berpotensi menghambat akses menuju pelabuhan.

Imbauan dan Layanan Penitipan Kendaraan

AKBP Martua mengimbau warga yang akan meninggalkan rumah untuk mudik agar mengaktifkan kembali Pos Kamling di lingkungan masing-masing. Selain itu, Polres Cilegon juga membuka layanan penitipan kendaraan bagi pemudik.

“Bagi masyarakat yang akan mudik, kami dari pihak Kepolisian siap dititipkan kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Silakan manfaatkan layanan ini agar ibadah di kampung halaman bisa tenang. Jika ada kendala, segera hubungi layanan darurat 110,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon Robinsar menekankan pentingnya kesehatan dan dedikasi bagi seluruh petugas di lapangan. “Baru saja kita melaksanakan apel Operasi Ketupat. Kita berdoa semoga seluruh petugas senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan oleh Allah SWT. Semoga lelah kita semua dibalas menjadi pahala,” ujar Robinsar.