Kepolisian Resor (Polres) Banggai, Sulawesi Tengah, menyiagakan sebanyak 268 personel untuk mengamankan libur panjang menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan bulan suci Ramadhan 2026. Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Banggai AKBP Wayan Wayracana Aryawan menyatakan, pihaknya telah menyiapkan serangkaian skema pengamanan komprehensif. “Kami memprediksi akan banyak wisatawan masuk ke Kota Luwuk sehingga kami telah menyiapkan beberapa langkah antisipasi,” kata Wayan di Luwuk, Minggu (15/2/2026).
Sebanyak 268 personel tersebut akan dibagi ke dalam tiga peleton untuk menjalankan berbagai tugas pengamanan. Fokus utama pengamanan mencakup kelancaran arus lalu lintas, mengingat momen libur panjang yang berlangsung hampir lima hari diprediksi akan meningkatkan mobilitas masyarakat dan wisatawan secara signifikan.
Selain itu, kepolisian juga memberikan perhatian serius terhadap potensi peningkatan angka kriminalitas yang kerap terjadi saat libur panjang. Jenis kejahatan yang menjadi fokus antara lain pencurian rumah kosong yang ditinggal pemiliknya, aksi copet di titik keramaian, hingga begal dan geng motor.
“Yang menjadi perhatian kita juga terkait dengan kerawanan kriminal. Kita tidak akan memberikan toleransi bagi pelaku kejahatan yang akan beraksi,” tegas Wayan.
Untuk perayaan Tahun Baru Imlek, personel kepolisian akan diterjunkan secara khusus untuk melakukan pengamanan di setiap vihara yang menjadi lokasi ibadah dan perayaan. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan aman dan kondusif.
Pengamanan khusus juga akan dilanjutkan selama bulan suci Ramadhan. Penjagaan akan difokuskan pada area-area vital seperti pasar takjil, pasar tumpah, pasar tradisional, perbankan, serta masjid-masjid yang ramai dikunjungi masyarakat.
