Kabar mengenai penangkapan pembuat video viral “Teh Pucuk 17 Menit KKN Lombok” yang sempat menghebohkan media sosial, dipastikan tidak benar. Setelah penelusuran mendalam, tidak ada bukti resmi atau pernyataan dari pihak kepolisian yang mengonfirmasi penangkapan tersebut.

Viralitas Video “Teh Pucuk 17 Menit KKN Lombok”

Sejak potongan video berdurasi singkat itu pertama kali beredar, rasa penasaran warganet langsung melonjak. Video tersebut menampilkan adegan percakapan antara seorang pria dan wanita di dalam kamar, dengan botol minuman kemasan yang kemudian menjadi ciri khas dan julukan “Video Teh Pucuk 17 Menit”. Narasi yang berkembang menyebutkan bahwa pemeran wanita dalam video adalah mahasiswi yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Lombok.

Antusiasme publik mendorong pencarian tautan video lengkap di berbagai platform seperti TikTok, Facebook, Telegram, hingga X, menjadikan kata kunci terkait video ini sempat menduduki daftar trending. Namun, di tengah tingginya minat warganet, banyak informasi simpang siur yang beredar dan perlu diluruskan.

Klarifikasi Kabar Penangkapan Pembuat Video Viral

Belakangan, beredar video lain yang mengklaim bahwa pembuat video “Teh Pucuk 17 Menit KKN Lombok” telah diciduk polisi, bahkan turut menyeret mahasiswi yang diduga terlibat. Video penangkapan ini kemudian dibagikan ulang dengan berbagai judul, ada yang mengaitkannya dengan “botol makarizo” atau video viral lainnya.

Namun, hasil penelusuran menunjukkan bahwa video penangkapan yang beredar tersebut menggunakan potongan rekaman yang sama, hanya saja narasinya diubah-ubah untuk menyesuaikan dengan isu viral yang berbeda. Hal ini menjadi indikasi kuat bahwa klaim penangkapan tersebut merupakan hoaks atau berita bohong. Hingga hari ini, Minggu, 22 Februari 2026, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang mengenai penangkapan terkait video “Teh Pucuk 17 Menit KKN Lombok”.