Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) secara signifikan meningkatkan pengamanan dan kesiapsiagaan personelnya. Langkah ini diambil untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kapolda Sulteng, Irjen Pol. Endi Sutendi, menjelaskan bahwa peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadhan berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Hal ini disampaikannya dalam apel siaga di Mapolda Sulteng, Palu, pada Selasa (24/2/2026).

“Selama Ramadhan aktivitas masyarakat cenderung meningkat, terutama menjelang berbuka puasa, saat pelaksanaan salat tarawih, hingga menjelang sahur,” ujar Irjen Pol. Endi Sutendi.

Ia merinci, kondisi tersebut dapat memicu berbagai masalah seperti kemacetan dan kepadatan arus lalu lintas di pusat keramaian, serta peningkatan aktivitas di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan. Selain itu, potensi gangguan juga mencakup aksi balap liar dan konvoi kendaraan roda dua usai sahur, hingga tindak pidana konvensional seperti pencurian kendaraan bermotor dan jambret di area masjid maupun pusat aktivitas masyarakat.

Apel siaga ini, menurut Kapolda, merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menjaga kamtibmas. Ia juga mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk terus memperkuat sinergisitas dan koordinasi lintas sektoral.

Irjen Pol. Endi Sutendi menekankan bahwa kolaborasi solid antara TNI-Polri, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama Ramadhan di Sulawesi Tengah.

“Dengan kesiapan ini, diharapkan seluruh personel dan stakeholder terkait dapat bersinergi secara sigap, cepat, dan tepat dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan,” tambahnya.

Fokus Operasi Pekat I Tinombala 2026

Polda Sulteng juga tengah melaksanakan Operasi Pekat I Tinombala 2026. Operasi ini berfokus pada penindakan berbagai bentuk penyakit masyarakat dan kejahatan, termasuk:

  • 4C (curas, curat, curbis, dan curanmor)
  • Perjudian
  • Peredaran minuman keras
  • Kepemilikan senjata tajam serta senjata api dan bahan peledak ilegal
  • Premanisme
  • Prostitusi
  • Penyalahgunaan narkotika dan psikotropika

“Ini merupakan bentuk komitmen dan keseriusan kami dalam menjaga stabilitas kamtibmas, sehingga umat muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk, tenang, dan penuh rasa nyaman,” tegas Kapolda.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono, menambahkan bahwa pihaknya mengintensifkan patroli rutin, pengamanan tempat ibadah, serta pengaturan lalu lintas pada titik-titik rawan kepadatan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas selama bulan suci Ramadhan. Laporkan segera apabila menemukan potensi gangguan keamanan,” kata Kombes Pol. Djoko Wienartono.

Dengan sinergi seluruh pihak, diharapkan seluruh rangkaian ibadah Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H di Sulawesi Tengah dapat berlangsung dalam suasana yang aman, damai, dan penuh kekhusyukan.