Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) meningkatkan pengamanan di sejumlah ruas jalan yang akan menjadi jalur mudik Idulfitri 2026. Peningkatan pengamanan ini difokuskan pada area-area yang kondisi jalannya belum sepenuhnya mulus, guna mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas.
Kapolda DIY Irjen Anggoro Sukartono menyatakan bahwa informasi mengenai kondisi jalan tersebut menjadi masukan penting bagi petugas pengamanan. Menurutnya, jalur yang belum dapat diperbaiki dalam waktu dekat akan mendapatkan pengamanan lebih intensif dengan penempatan personel.
“Pada jalur-jalur yang sudah ditandai memiliki kondisi tertentu, pengamanan akan kami tingkatkan. Personel akan ditempatkan lebih intensif dibandingkan jalur yang sekadar menjadi spot pengawasan biasa,” kata Anggoro dalam siaran pers Humas Pemda DIY pada Selasa (11/3).
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi pengguna jalan, khususnya pemudik dari luar daerah, yang mungkin belum mengetahui karakteristik dan kondisi jalur di Yogyakarta. “Banyak masyarakat yang datang dari luar daerah belum mengetahui kondisi jalur yang mereka lalui. Dengan informasi yang disampaikan lebih awal, kita bisa mencegah potensi kecelakaan akibat ketidaktahuan tersebut,” ungkap Anggoro.
Selain penempatan personel, kepolisian juga akan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk menyebarkan informasi kondisi jalur mudik kepada masyarakat. Hal ini diharapkan dapat membantu pemudik mempersiapkan perjalanan dengan lebih baik, termasuk mengantisipasi perlambatan kendaraan di beberapa ruas jalan.
Dalam rapat koordinasi persiapan mudik, potensi gangguan lain seperti faktor cuaca juga menjadi perhatian. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan curah hujan di wilayah DIY masih cukup tinggi hingga April mendatang. Kondisi ini menjadi fokus kewaspadaan, terutama di kawasan perbukitan Kabupaten Gunungkidul yang sebelumnya sempat mengalami tanah longsor.
Pengamanan selama periode libur Lebaran akan dilaksanakan melalui Operasi Ketupat Progo 2026. Operasi ini akan digelar secara serentak mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Dengan berbagai langkah antisipasi yang disiapkan, diharapkan perjalanan mudik dan balik Idulfitri dapat berlangsung lebih aman, tertib, serta meminimalkan risiko kecelakaan di jalan.
