Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim meminta seluruh aparat penegak hukum di negaranya untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi keamanan nasional. Peringatan ini disampaikan Anwar di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah yang berpotensi menimbulkan dampak global.
Berbicara dalam acara Program Madani Rakyat Perak 2026 di Ipoh, Perak, pada Sabtu (4/4/2026), Anwar Ibrahim secara tegas mengingatkan, “PDRM (polisi), aparat penegak hukum, semuanya harus lebih siap. Jangan menganggap enteng situasi keamanan negara kita dan kemungkinan meningkatnya kejahatan di negara bagian dan negara kita.”
Anwar mengungkapkan bahwa ia telah menerima informasi dari pihak kepolisian mengenai potensi peningkatan tindak kriminal dan penyelundupan. Menurutnya, kondisi ekonomi yang tidak stabil akibat krisis global dapat memicu fenomena tersebut.
“Polisi memberi tahu saya bahwa ketika situasi ekonomi seperti ini, penyelundupan mungkin akan meningkat. Kejahatan mungkin meningkat. Jadi, kita harus memikirkan hal itu, dan mungkin ada unsur-unsur eksternal,” ujar Anwar, mengutip laporan yang diterimanya.
Meskipun demikian, Anwar memastikan bahwa hingga saat ini situasi keamanan di Malaysia masih terkendali. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama fokus menjaga dan menyelamatkan negara dari dampak buruk yang mungkin timbul akibat perang di Timur Tengah.
