Kuala Lumpur – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim akan membawa usulan resmi untuk mengecam serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran ke parlemen Malaysia. Inisiatif ini dijadwalkan akan disampaikan pada sidang parlemen hari Senin, 2 Maret 2026.
Anwar Ibrahim mengumumkan rencana tersebut dalam pidatonya di acara buka bersama pimpinan komunitas lokal di Putrajaya, Minggu (1/3) malam. Ia menyatakan telah menjalin komunikasi dengan pihak oposisi untuk mendukung usulan ini.
“Saya telah menghubungi pihak oposisi. Saya akan mengajukan usul di parlemen agar kita mengesahkan usul yang mengutuk serangan biadab dan brutal Israel dengan dukungan Amerika Serikat (ke Iran),” kata Anwar.
Menurut Anwar, serangan yang dilakukan Israel dengan dukungan Amerika Serikat ke Iran merupakan sebuah “ketidakadilan pelanggaran hukum, dan kekerasan berulang”. Ia menegaskan kecaman kerasnya terhadap serangan tersebut.
Selain itu, Perdana Menteri Malaysia juga menyatakan keprihatinannya terhadap serangan balasan yang dilakukan Iran terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di negara-negara Asia Barat. Sebelumnya, Malaysia juga telah menyuarakan kekhawatiran bahwa eskalasi konflik ini dapat membawa kawasan Timur Tengah ke ambang bencana.
sumber gambar: ANTARA
