Persik Kediri harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang tamunya, Persijap Jepara, dalam lanjutan Super League 2025/2026. Laga yang digelar di Stadion Brawijaya pada Senin (6/4/2026) sore tersebut berakhir dengan skor kacamata 0-0, diwarnai satu gol dianulir dan kegagalan penalti.
Sejak awal pertandingan, Persik Kediri tampil cukup dominan. Dimotori oleh Ernesto Gomes di lini tengah, tim berjuluk Macan Putih ini berhasil menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Salah satu peluang emas datang melalui sontekan Jose Henrique yang berhasil menggetarkan jala gawang Persijap. Namun, gol tersebut dianulir oleh wasit karena Jose Henrique lebih dulu berada dalam posisi offside.
Hingga peluit babak pertama dibunyikan, skor 0-0 tidak berubah. Tambahan waktu enam menit yang diberikan wasit gagal dimanfaatkan secara maksimal oleh anak asuh pelatih Marcos Reina untuk memecah kebuntuan.
Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan berlangsung lebih ketat. Tim tamu, Persijap Jepara, mencoba memberikan perlawanan sengit dan beberapa kali merepotkan pertahanan tuan rumah yang digalang oleh Chechu. Di pertengahan babak kedua, Persik Kediri kembali mendapatkan kesempatan emas untuk unggul.
Wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang. Jose Enrique, yang dipercaya sebagai algojo, gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangan penaltinya berhasil dibaca dan dibendung dengan apik oleh kiper Persijap, Sendri Johansah.
Setelah insiden penalti tersebut, kedua tim silih berganti melancarkan serangan. Namun, hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan, tidak ada gol yang tercipta. Skor imbang 0-0 pun bertahan hingga laga usai, membuat Persik Kediri harus rela berbagi poin di kandang sendiri.
