Isu besar mulai berembus kencang dari garasi tim Ducati di ajang MotoGP. Posisi Francesco “Pecco” Bagnaia dikabarkan tidak lagi aman, memicu spekulasi mengenai masa depannya bersama tim pabrikan asal Italia tersebut.

Nama pembalap muda sensasional, Pedro Acosta, tiba-tiba mencuat sebagai kandidat kuat yang berpotensi menggantikan Bagnaia. Spekulasi ini muncul seiring dengan performa Bagnaia yang menjadi sorotan dalam beberapa musim terakhir.

Performa Bagnaia yang Menurun

Pada musim MotoGP 2025, pembalap asal Italia itu hanya mampu mengakhiri kompetisi di peringkat kelima klasemen akhir. Tren penurunan performa tersebut berlanjut di awal musim 2026.

Bagnaia diketahui finis di posisi kesembilan, baik pada sesi sprint race maupun balapan utama, dalam seri pembuka MotoGP 2026 yang digelar di Sirkuit Buriram, Thailand. Kondisi ini semakin memperkuat rumor yang beredar.

Manajemen Ducati dikabarkan mulai mempertimbangkan berbagai opsi lain, terutama mengingat kontrak Bagnaia yang akan berakhir pada akhir musim ini. Situasi ini membuka peluang bagi perubahan signifikan dalam skuad mereka.

Kebangkitan Pedro Acosta

Di sisi lain, Pedro Acosta justru menunjukkan grafik performa yang menanjak secara signifikan. Pembalap muda milik tim KTM tersebut berhasil tampil impresif sepanjang musim lalu, dengan finis di posisi keempat klasemen akhir MotoGP 2025.

Penampilan Acosta semakin mencuri perhatian publik dan pengamat balap saat membuka musim MotoGP 2026. Konsistensi dan kecepatan yang ditunjukkannya membuatnya menjadi salah satu talenta paling menjanjikan di grid.

Isu mengenai potensi pergeseran kursi di Ducati ini menjadi salah satu topik paling hangat di paddock MotoGP, dengan banyak pihak menantikan keputusan resmi dari tim pabrikan tersebut.