Grand Prix MotoGP Amerika di Circuit of The Americas, Austin, Texas, yang akan berlangsung pada Senin (30/3) dini hari WIB, menjadi penentu krusial bagi juara bertahan Marc Marquez. Pengamat MotoGP terkemuka, Carlo Pernat, menegaskan bahwa balapan ini adalah ujian terakhir bagi Marquez di musim 2026.
Menurut Pernat, yang memiliki rekam jejak panjang sebagai manajer pembalap kondang seperti Valentino Rossi, kegagalan Marquez untuk naik podium di Austin akan mengubah secara drastis peta persaingan kejuaraan MotoGP 2026.
Ujian Krusial di Austin
“Ujian sebenarnya akan terjadi Minggu (Senin dini hari WIB) di Austin. Jika dia tidak menang di sana dan Marco Bezzecchi mengalahkannya (lebih baik dari Marc), maka semua harus mulai berpikir bahwa kejuaraan dunia MotoGP 2026 akan sangat berbeda,” kata Pernat, memberikan peringatan keras.
Hingga dua balapan utama musim ini, yakni di Thailand dan Brasil, Marc Marquez memang belum mampu menjejakkan kaki di podium. Situasi ini memicu kekhawatiran akan performanya yang belum optimal.
Sebelumnya, Marquez sendiri mengakui adanya masalah pada motor GP26 miliknya setelah dua seri tanpa podium. Pengakuan ini menambah tekanan menjelang balapan di Amerika Serikat.
Performa Gemilang Aprilia
Di sisi lain, Pernat juga menyoroti performa impresif Aprilia di Grand Prix Brasil. Ia memuji dominasi tim tersebut, bahkan menyamakannya dengan kekuatan Ducati.
“Sangat luar biasa dengan Aprilia mendominasi. Itu adalah Aprilia setara dengan Ducati. Setara baik dalam hal motor, karena telah mengalami lompatan signifikan dan lebih mudah dikendarai, dan dalam hal pembalap,” ujarnya, menggarisbawahi kemajuan signifikan Aprilia.
Dengan kondisi ini, MotoGP Amerika bukan hanya menjadi ajang pembuktian bagi Marc Marquez, tetapi juga tolok ukur penting bagi arah persaingan di sisa musim 2026.
