PADANG PANJANG – Aktivitas perdagangan di Pasar Pusat Padang Panjang mulai menunjukkan peningkatan signifikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kondisi ini disebut-sebut sebagai dampak positif dari penataan pasar yang gencar dilakukan oleh Pemerintah Kota Padang Panjang.

Penataan yang menempatkan seluruh pedagang ke dalam area pasar tersebut dinilai berhasil menciptakan suasana belanja yang lebih nyaman bagi pengunjung, sekaligus memicu kembali geliat jual beli. Pemandangan ini terlihat jelas saat Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, meninjau langsung suasana pasar pada malam hari, Selasa (10/3).

Pengunjung dan Pedagang Sambut Positif Penataan Pasar

Memasuki H-10 Lebaran, masyarakat mulai memadati Pasar Pusat Padang Panjang untuk berbelanja berbagai kebutuhan hari raya. Kebijakan penataan pasar yang digagas Pemerintah Kota mendapat respons positif dari para pedagang.

Dinda, seorang pedagang tekstil di Lantai III Blok A, mengungkapkan rasa syukurnya atas kondisi pasar yang mulai ramai. “Alhamdulillah masyarakat sudah mulai berdatangan untuk berbelanja. Aktivitas jual beli juga mulai terasa. Semoga mendekati Lebaran nanti pasar semakin ramai dan dagangan kami semakin laris,” ujarnya penuh harap.

Senada dengan Dinda, Mansyur, pedagang pakaian anak-anak di Lantai II Blok A, mengapresiasi langkah Pemko. Menurutnya, kebijakan tersebut membuat kondisi pasar lebih rapi dan nyaman. “Upaya Pemko dalam penataan pasar sangat bagus. Pasar jadi lebih tertata dan nyaman. Alhamdulillah pembeli juga sudah mulai berdatangan,” kata Mansyur.

Ahmad Rido, pemilik toko sepatu dan sandal di Lantai II Blok A, menambahkan bahwa kebijakan memasukkan pedagang musiman ke dalam area pasar membawa dampak positif. “Pembeli sudah mulai ramai. Dengan dimasukkannya pedagang musiman ke dalam pasar, orang-orang jadi lebih banyak masuk ke dalam. Mudah-mudahan mendekati Lebaran nanti barang dagangan bisa laris manis,” ungkap Rido.

Harapan akan keberlanjutan juga disampaikan Afandi, pedagang musiman kaos koko di Lantai III Blok A. “Kami sangat mengapresiasi langkah Pemko. Ke depan kami berharap ada upaya berkelanjutan agar Pasar Pusat terus ramai, tidak hanya pada hari-hari tertentu saja,” tuturnya. Dani, pedagang jersey musiman di lokasi yang sama, juga menilai penataan ini membuat pasar lebih rapi dan nyaman.

Komitmen Pemko untuk Hidupkan Ekonomi Lokal

Wali Kota Hendri Arnis menegaskan bahwa penataan pasar merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Padang Panjang untuk menghidupkan kembali pusat perekonomian masyarakat. “Kita ingin Pasar Pusat ini benar-benar menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan pasar yang tertata rapi dan pedagang berada di dalam, masyarakat akan lebih nyaman berbelanja. Harapan kita tentu perputaran ekonomi pedagang semakin meningkat, terutama menjelang Lebaran,” jelas Hendri Arnis saat meninjau pasar.

Hendri Arnis juga mengajak seluruh pihak, baik pedagang maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan pasar. Hal ini penting agar Pasar Pusat dapat terus berkembang sebagai pusat perdagangan yang ramai dan menjadi kebanggaan masyarakat Padang Panjang.