Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat (sembako) menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), dinas terkait aktif mengawal harga di berbagai daerah.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB menjadi garda terdepan dalam upaya ini. Mereka berpartisipasi dalam acara Lentera Ramadhan yang dipusatkan di halaman Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, Mataram, pada Kamis (12/3/2026).
Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Eva Dewiyani, S.P., menegaskan komitmen pihaknya. “Kami di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan selalu ikut berpartisipasi dalam kegiatan Lentera Ramadhan ini dalam bentuk GPM,” ujar Eva di sela-sela kegiatan.
Eva menambahkan bahwa inisiatif ini tidak hanya terpusat di Kota Mataram, melainkan juga merambah ke berbagai kabupaten lain di NTB. Dinas menggandeng sejumlah mitra untuk memastikan pasokan komoditas pangan.
“Alhamdulillah yang di Mataram ini kita juga tetap konsisten bersama mitra untuk menjual semua produk atau komoditas dengan harga lebih murah dan terjangkau,” tambahnya.
Meskipun GPM tingkat provinsi akan dilanjutkan setelah Lebaran, Eva mengungkapkan bahwa kegiatan serupa di tingkat kabupaten/kota tetap berjalan intensif. Ia bahkan menjadwalkan kunjungan kerja ke Sumbawa untuk mengoordinasikan GPM di sana.
“Besok ada di Sumbawa, di Alas, KSB. Tapi itu kami kerja samanya dengan kabupaten/kota. Kalau untuk yang provinsi, nanti kita lanjutkan setelah lebaran,” pungkasnya.
