Pemerintah Kota (Pemkot) Palu mengerahkan sekitar 60 tenaga kesehatan (nakes) untuk ditempatkan di pos pelayanan terpadu mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Pengerahan ini bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan optimal kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, serta kepada para petugas di lapangan.

Dukungan Kesehatan di Tiga Titik Strategis

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, Rochmat Jasin, pada Kamis (19/3/2026) di Palu, menjelaskan bahwa puluhan nakes tersebut akan tersebar di tiga pos pelayanan mudik Lebaran. “Kami menyebar nakes di tiga pos pelayanan mudik Lebaran bergabung dengan petugas lainnya di lapangan,” kata Rochmat Jasin.

Setiap tim yang bertugas di pos pelayanan terdiri atas empat nakes, meliputi seorang dokter, dua perawat, dan satu sopir ambulans. Tiga lokasi pos pelayanan yang menjadi titik penugasan para nakes adalah pos pelayanan jalur Transportasi Sulawesi di Kelurahan Mamboro, pos pelayanan jalan Jenderal Sudirman, dan pos pelayanan di Palu Grand Mall (PGM).

“Penempatan nakes di pos terpadu untuk memberikan layanan kesehatan kepada warga yang membutuhkan penanganan, termasuk petugas yang berada di pos pelayanan,” ujarnya, menegaskan komitmen Dinkes dalam menyukseskan pelayanan mudik Lebaran hingga arus balik nanti.

Antisipasi Kondisi Darurat dan Kecelakaan

Rochmat Jasin menambahkan bahwa keikutsertaan Dinas Kesehatan merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama periode mudik Lebaran. Petugas disiagakan di posko untuk melakukan tindakan pertolongan pertama. Apabila terjadi situasi gawat darurat yang memerlukan penanganan lebih lanjut, pasien akan dirujuk ke Rumah Sakit (RS) terdekat. Untuk mendukung hal ini, setiap posko dilengkapi dengan satu unit ambulans.

“Momen-momen seperti ini ancaman kecelakaan maupun kondisi darurat lain sangat berpotensi terjadi, karena mobilitas masyarakat tinggi,” ucap Rochmat, menyoroti pentingnya kesiapsiagaan medis.

Nakes yang bertugas berasal dari 14 Puskesmas di Kota Palu, ditambah satu tim dari PSC 119. Puskesmas yang terlibat antara lain:

  • Puskesmas Mamboro
  • Puskesmas Tawaerli
  • Puskesmas Pantoloan
  • Puskesmas Singgani
  • Puskesmas Kawatuna
  • Puskesmas Birobuli
  • Puskesmas Bulili
  • Puskesmas Mabelopura
  • Puskesmas Lere
  • Puskesmas Tipo
  • Puskesmas Kamonji
  • Puskesmas Sangurara
  • Puskesmas Nosarara

Selain itu, satu tim dari PSC 119 juga turut serta dalam pelayanan ini. “Sistem kerja mereka dibagi berdasarkan jadwal piket yang sudah disusun,” kata Rochmat, menjelaskan pengaturan jadwal tugas para nakes.

Para tenaga kesehatan ini akan bertugas di pos pelayanan mulai tanggal 14 hingga 23 Maret 2026, mencakup periode puncak arus mudik dan balik Lebaran.